Home > Berita > Umum

Bank Sinarmas, Bank Banten, Amar, dan Bukopin Tercatat Memiliki Rasio Kredit Macet di Atas 5%

Bank Sinarmas, Bank Banten, Amar, dan Bukopin Tercatat Memiliki Rasio Kredit Macet di Atas 5%

Ilustrasi. Sumber: BISNIS.com

Minggu, 24 September 2023 21:32 WIB

JAKARTA, POTRETNEWS.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga Juli 2023, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) di industri perbankan masih aman di level 2,51%. Namun jika menelusuri laporan kinerja keuangan masing-masing bank, masih terdapat bank yang memiliki rasio NPL di atas 5%.

Padahal Bank Indonesia menetapkan bahwa rasio NPL ideal adalah sebesar 5%. Rasio di atas ketentuan tersebut menunjukkan kredit macet bank tersebut lebih banyak daripada kredit lancar.

Adapun beberapa bank yang mencatat rasio NPL di atas 5% per Juni 2023 di antaranya adalah PT Bank Sinarmas Tbk yang level rasio NPL berada di posisi 5,96%, disusul oleh PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) dengan rasio NPL 7,33%.

Ada juga PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) dengan rasio NPL 9,59% dan PT Bank KB Bukopin Tbk yang posisi rasio NPL bahkan sudah berada di posisi 10,53% per Juni.

Terkait dengan posisi rasio NPL tersebut, sejumlah bankir pun menjawab penyebab terjadinya lonjakan NPL di bank mereka. Seperti Direktur Utama Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo, yang menyebut kenaikan rasio NPL di Bank Sinarmas disebabkan karena memburuknya beberapa usaha debitur.

”Turunnya kolektibilitas debitur tersebut belum diimbangi dengan pertumbuhan kredit kembali karena Bank Sinarmas sedang melakukan pembenahan kredit setelah masa covid yang cukup berdampak," kata Frenky, belum lama ini.

Merinci, segmen kredit yang paling besar berdampak berada di segmen aktivitas penyewaan, salah satunya sektor perkapalan.

Atas debitur bermasalah ini, pihak Bank Sinarmas mengatakan telah mengupayakan penyelesaian di mana telah dilakukan restrukturisasi. Hingga saat ini pun pembayaran para debitur masih berjalan lancar.

"Bank Sinarmas terus melakukan pemantauan dan komunikasi secara intensif atas performa debitur sehingga diharapkan dapat segera pulih dan kembali normal," katanya, dilansir kontan.co.id.***

Editor:
Abdul Roni

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id