Luhut Panjaitan Akui Pendekatan Penanganan Konflik di Rempang Kurang Pas
![]() |
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (F-JAWAPOS.com) |
JAKARTA, POTRETNEWS.com — Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengakui pendekatan penanganan masalah di Rempang Kota Batam, Kepulauan Riau, memang kurang pas.
”Ya Rempang itu, mungkin ya kita sekarang lagi mau slow down. Saya pikir mungkin approach pendekatannya kemarin kurang pas," kata Luhut di Jakarta, Selasa.Menurut Luhut yang berpengalaman dalam banyak penanganan masalah investasi yang berhubungan dengan pembebasan tanah, seharusnya tidak ada masalah jika dilakukan identifikasi secara menyeluruh. "Tapi selama saya yang menanganin, banyak pembebasan tanah, tidak ada masalah," katanya, dilansir antaranews.com.Luhut juga menilai umumnya masyarakat setempat yang terdampak dari pembangunan proyek investasi tidak akan menolak direlokasi asal mendapatkan penggantian yang setimpal. Luhut harap investasi dari China tidak lepas karena konflik Rempang."Karena harusnya kita identifikasi, rakyat itu pada umumnya mau, tidak ada masalah. Karena kalau mereka direlokasi, ada yang mau dikasih rumah dengan pekerjaan, sekolah dan sebagainya, ada juga yang mau uang saja, cash," katanya.Abdul Roni

























