Home > Berita > Umum

Luhut Panjaitan Akui Pendekatan Penanganan Konflik di Rempang Kurang Pas

Luhut Panjaitan Akui Pendekatan Penanganan Konflik di Rempang Kurang Pas

Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (F-JAWAPOS.com)

Selasa, 19 September 2023 14:03 WIB

JAKARTA, POTRETNEWS.com — Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengakui pendekatan penanganan masalah di Rempang Kota Batam, Kepulauan Riau, memang kurang pas.

”Ya Rempang itu, mungkin ya kita sekarang lagi mau slow down. Saya pikir mungkin approach pendekatannya kemarin kurang pas," kata Luhut di Jakarta, Selasa.

Menurut Luhut yang berpengalaman dalam banyak penanganan masalah investasi yang berhubungan dengan pembebasan tanah, seharusnya tidak ada masalah jika dilakukan identifikasi secara menyeluruh. "Tapi selama saya yang menanganin, banyak pembebasan tanah, tidak ada masalah," katanya, dilansir antaranews.com.

Luhut juga menilai umumnya masyarakat setempat yang terdampak dari pembangunan proyek investasi tidak akan menolak direlokasi asal mendapatkan penggantian yang setimpal. Luhut harap investasi dari China tidak lepas karena konflik Rempang.

"Karena harusnya kita identifikasi, rakyat itu pada umumnya mau, tidak ada masalah. Karena kalau mereka direlokasi, ada yang mau dikasih rumah dengan pekerjaan, sekolah dan sebagainya, ada juga yang mau uang saja, cash," katanya.

Luhut menuturkan, dalam berbagai konflik seperti yang terjadi di Rempang, bisa dipastikan ada oknum-oknum provokator yang memecah belah masyarakat. Namun, ia memastikan masalah tersebut seharusnya bisa diatasi. "Kemudian yang provokator pasti ada itu, pasti dipisah-pisahkan," ujarnya.

Luhut meyakini, dengan sosialisasi yang baik, seharusnya masyarakat akan mau direlokasi ke tempat yang telah disiapkan pemerintah. Pemerintah sendiri juga telah menyiapkan penggantian yang setimpal bagi masyarakat.

"Saya sudah kirim tim ke sana supaya relokasi ini ditunjukkan kepada masyarakat, ini lho, apa yang masih kau kurang. Jadi dimana sekolah anakmu, dimana pekerja anakmu, dimana kamu bekerja dan sebagainya. Jadi kalau disosialisasikan dengan baik, menurut saya ndak ada masalah. Sekarang juga sedang dikerjakan," katanya.

Luhut menyebut Rempang punya potensi untuk jadi pusat investasi produksi kaca untuk kebutuhan photovoltaics (PV) yang jadi bahan baku panel surya dan semikonduktor.***

Editor:
Abdul Roni

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id