Festival Pangan Lokal B2SA Tingkat Kabupaten Bengkalis, Dinas Ketapang Gelar Lomba Cipta Menu

Festival Pangan Lokal B2SA Tingkat Kabupaten Bengkalis, Dinas Ketapang Gelar Lomba Cipta Menu
Selasa, 15 Agustus 2023 20:40 WIB
Junaidi Usman

BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Dalam Festival Pangan Lokal Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Tingkat Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Ketahanan Pangan (Dinas Ketapang) menggelar Lomba Cipta Menu, Selasa (15/8/2023).

Perlombaan yang diikuti 11 kecamatan se-Kabupaten Bengkalis itu dihadiri langsung Bupati Bengkalis Kasmarni didampingi Wakil Bupati Bagus Santoso di Balai Kerapatan Sri Mahkota Bengkalis. Dalam perlombaan ini, Kecamatan Siakkecil berhasil menjadi juara I, disusul juara II Kecamatan Bengkalis, juara III Kecamatan Mandau.

Kemudian juara harapan I Kecamatan Bukitbatu, juara harapan II Kecamatan Pinggir, dan juara harapan 3 Kecamatan Bathinsolapan. Adapun juri dalam perlombaan ini berasal berbagai unsur yakni; Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, praktisi ahli boga, dan TP PKK Provinsi Riau.

Hadiah juara lomba diserahkan Bupati Kasmarni, Wabup Bagus Santoso bersama Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Endik Yhni Hermanto, Ketua PKK Siti Aisyah, serta Ketua DWP Ira Vendriyani.

Pelaksana Tugas (Plt)) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis Susy Hartati menyebutkan pada Festival Pangan ini turut dimeriahkan dengan Bazar Pangan Lokal, menghadirkan produk pangan lokal UMKM Bengkalis.

”Kami tentunya menyambut baik dengan dilaksanakannya Lomba Cipta Menu B2SA ini, selain sebagai ajang kompetisi dan kreatifitas masyarakat terutama bagi ibu-ibu rumah tangga dalam memilih, menentukan, menyusun serta menyajikan menu B2SA berbasis sumber daya lokal. Melalui kegiatan ini dapat mengkampanyekan kepada masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman dengan memanfaatkan potensi pangan yang ada disekitaran rumah dan lingkungan, dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar Bupati Kasmarni dalam sambutannya.

Dijelaskan Bupati Kasmarni, saat ini pemerintah sedang gencar mengatasi stunting yaitu kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis. Terjadinya kekurangan gizi kronis atau gizi buruk kepada balita tersebut, salah satu penyebab utamanya, selain faktor ekonomi, juga karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran orang tua, pada makanan yang beragam, bergizi, dan berimbang serta aman, ditambah pula terjadinya pola makan yang buruk dalam keluarga dan masyarakat.

”Oleh karenanya, upaya penanganan stunting ini, tentunya harus kita barengi dengan upaya menjaga kualitas gizi masyarakat terutama bagi ibu hamil dan balita melalui program B2SA ini," lanjutnya.

Pada kesempatan itu turut diserahkan Sertifikasi Prima 3 dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Provinsi Riau kepada Kelompok Tani Tunas Jaya Desa Tengganau Pinggir, Kelompok Tani Cahaya Mandiri Bantan Timur, Kelompok Tani Subur Kelurahan Airjamban Mandau, Kelompok Tani Berkah Desa Bantantua, dan usaha perorangan atas nama Sugito dari Mandau.

Di akhir acara, Bupati Bengkalis bersama rombongan meninjau lokasi perlombaan B2SA dan bazar produk lokal.***

wwwwww
www.amsi.or.id