Home > Berita > Umum

Jadi Lokasi Pembukaan Rakornas KPI Tahun 2023, Hotel Doulos Phos di Bintan Dulunya Kapal Pesiar yang Dibuat Tahun 1914

Jadi Lokasi Pembukaan Rakornas KPI Tahun 2023, Hotel Doulos Phos di Bintan Dulunya Kapal Pesiar yang Dibuat Tahun 1914

Kapal pesiar Doulos Phos yang ditambatkan di Bintan, Kepulauan Riau. (Tangkapan layar @doulosphos)

Kamis, 10 Agustus 2023 08:23 WIB

LAGOI, POTRETNEWS.com — Ada banyak tempat penginapan di Bintan, Kepulauan Riau, mulai dari hotel mewah sampai vila elegan. Salah satu yang berkonsep unik ialah Doulos Phos The Ship Hotel, yakni kapal pesiar yang disulap menjadi hotel.

Kawasan ini dipilih menjadi lokasi pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Komisi Penyiaran Indonesia (Rakornas KPI) tahun 2023 yang dijadwalkan Kamis (10/8/2023) malam.

Doulos Phos The Ship Hotel mendapat sebutan sebagai hotel terapung yang pertama di Indonesia.

Kapal pesiar yang dijadikan bangunan hotel ini telah berusia 109 tahun, atau dua tahun lebih muda dari kapal Titanic. Pembuatannya berlokasi di Newport News Shipbuilding and Dry Dock Company, Amerika Serikat, pada 1914.

Berfungsi sebagai kapal penumpang kaum bangsawan sekaligus pembawa barang dagangan, Doulos Phos juga pernah bertugas mengantar bahan makanan dan obat-obatan pada Perang Dunia II.

Dinukil dari cnnindonesia.com, sejarah panjang kapal ini membuat nama Doulos Phos ditorehkan di Guinness World Records sebagai kapal penumpang tertua di dunia.

Saudagar asal Singapura lalu membeli kapal ini pada 2010. Karena satu dan lain hal, kapal akhirnya ditambatkan di Bandar Bentan Telani (BBT) di Bintan.

Bermalam di tengah fasilitas dan layanan kapal pesiar yang serba lengkap tentu saja menjadi sajian utamanya.

Namun, kapal pesiar tidak berlayar ke mana-mana, melainkan ditambatkan di perairan kawasan wisata eksklusif Lagoi.

Ada lima tipe kamar yang bisa dipilih di sini, mulai dari Deluxe sampai Master Mariner Suite. Tarif bermalamnya mulai dari Rp1,6 juta per malam untuk kamar tipe Deluxe. Ada 104 kamar dalam kapal pesiar ini.

Interior di tiap kamarnya kental dengan nuansa kayu kecoklatan dan semburan biru pada perabotannya. Fasilitas di dalamnya juga sudah selengkap kamar hotel di darat.

Luas amar tipe Master Mariner Suite terbilang lebih besar dan fasilitasnya juga lebih lengkap.

Selain berleha-leha di kamar, tamu juga bisa menikmati beragam fasilitas bersama di setiap sudut kapal pesiar, mulai dari restoran, kolam renang, bar, sampai tempat spa.

Berfoto ala Jack dan Rose dalam film Titanic tentu saja bisa. Kabarnya juga ada museum yang memajang kompas berusia satu abad di sini. ***

Editor:
Abdul.Roni

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id