Home > Berita > Umum
*Dari Diskusi Literary Karya Mosthamir Thalib

Azlaini Agus: Banteng Bersayap Kupu-kupu Bisa Saja Terbang

Azlaini Agus: <i>Banteng Bersayap Kupu-kupu</i> Bisa Saja Terbang

Hj Azlaini Agus menjadi narasumber Diskusi Literary Banteng Bersayap Kupu-kupu karya Mosthamir Thalib di Perpustakaan Wilayah Riau, H Soeman Hs, Pekanbaru (24/6/2023). (F-IST)

Senin, 26 Juni 2023 07:54 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com – “Banteng yang bersayap kupu-kupu bisa saja terbang. Hal ini bisa dibuktikan lewat karya sastra bahwa segala yang tidak mungkin bisa dibuat jadi mungkin para sastrawan,” hujah Hj Azlaini Agus. Ungkapan Srikandi tokoh perjuangan Riau ini disampainya pada Diskusi Literary Banteng Bersayap Kupu-kupu karya Mosthamir Thalib di Perpustakaan Wilayah Riau, H Soeman Hs, Pekanbaru (24/6/2023).

 “Banteng Bersayap Kupu-kupu karya Mosthamir Thalib memberikan pembelajaran bagi kita bahwa tidak ada yang mustahil dalam hidup ini,” ujar mantan anggota DPR RI, pada acara yang dihadiri tokoh perempuan Riau lainnya, dr Diana Tabrani, putri tokoh Riau Merdeka Prof dr Tabrani Rab.

Azlaini mengungkapkan ini merespon pertanyaan seorang peserta yang menanyakan, bagaimana banteng bisa terbang sementara sayapnya kupu-kupu? Pertanyaan ini semula ditujukan pada penulis buku, Mosthamir Thalib. Tetapi sang penulis malah balik melemparkan “tanggung jawab” untuk menjawabnya kembali kepada narasumber dan para cerdik pandai yang hadir dalam diskusi ini, yang sebelumnya sudah diulas panjang lebar.

“Saya ingin meresponnya lewat pantun saja,” kata Mosthamir.

Jalan-jalan di Pekanbaru
Kota minyak malamnya gelap
Hendak jawab ini saya tidak tahu
Biarlah yang lainlah yang menjawab

Buku Mosthamir Thalib Banteng Bersayap Kupu-kupu yang covernya dirancang Abid Hidayatullah ini mengenalkan karya literary artikeliris, igal-igalan dan inovasi talibun dan gurindam isinya seluruhnya merupakan kesaksian sosial politik akhir-akhir ini, terutama di dalam negeri.

Azlaini Agus mengatakan, gembira bisa bertemu dengan teman Prof Dr Drs Abdul Malik MPd dari Univeritas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang, yang sesama aktif pada Kongres Rakyat Riau (KRR) II tahun 2000 di Pekanbaru bersama Dr Husnu Abadi MHum dari Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) dan Dr Muchid Albintani MPhil dari FISIP Unri, yang juga sebagai narasumber pada diskusi Banteng Bersayap Kupu-kupu ini. Serta Assistant Professor Dr Bambang Suhartono bin Mohd Said yang hadir secara virtual dari Southern University College, Johor, Malaysia.

Tampak juga hadir pada diskusi yang ditaja Komunitas Riau Sastra di Puswil H Soeman Hs ini Dr Evizariza, Dr Zahirman Thalib, dan Mansyur MS. ***

Kategori : Umum, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id