RIAU, POTRETNEWS.com — Universitas Lancang Kuning Riau (Unilak) Riau diberikan kepercayaan menjadi salah satu penyelenggara Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) tahun 2023. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Unilak dangan Direktorat Pembelajaran Dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Ditbelmawa Kemendikbudristek), Jakarta, Kamis (15/6/2023) lalu. Bertempat di Gedung D Kemendikbud Ristek, Penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Rektor Unilak Prof Dr Junaidi SS MHum, dengan Plt Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dr Ir Sri Gunani Partiwi MT.
Dalam PKS ini kedua belah pihak sepakat untuk menyelenggarakan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) batch 3 dalam negeri selama 1 (satu) semester dari berbagai perguruan tinggi baik negeri dan swasta yang berdomisili di luar pulau Sumatra ke kampus Unilak Riau.PMM merupakan bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang terselenggara untuk memberikan pengalaman, memperkaya, dan meningkatkan wawasan kebhinekaan melalui keikutsertaan dalam berbagai aktivitas terkait Modul Nusantara dan berbagai mata kuliah lain yang menjadi ciri khas PT Penerima.Rektor Unilak Prof Dr Junaidi, yang saat dihubungi dari Pekanbaru Senin (19/6/2023) pagi mengaku masih di Jakarta, menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya Unilak Riau menjadi kampus penyelenggara PMM 3.
”Alhamdulillah telah ditandatangani PKS antara Ditbelmawa dan Unilak sebagai kampus penerima program PMM 3 tahun 2023. Unilak sebagai universitas terbaik di Riau menjadi satu dari 144 kampus yang terpilih dari 204 kampus yang mendaftar menjadi kampus penyelenggara program PMM 3 ini,” ucap Junaidi.Dikatakan Junaidi, bahwa mahasiswa yang inbound ke Unilak nantinya akan diikutkan pada program-program yang telah di rancang seperti; pengenalan budaya Melayu Riau, trip ke lokasi Istana Siak, pengenalan adat budaya, ke LAM Riau, dan lain-lain.”Secara langsung Unilak juga berperan memperkenalkan budaya Melayu Riau ke mahasiswa dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, saya apresiasi tim Merdeka Belajar Unilak yang telah berhasil mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini,” ujarnya.Sementara itu, Ketua Pusat Kampus Merdeka dan Prestasi Mahasiswa Unilak, Ambar Triatnaningsih SHut MSi, mengatakan sebanyak 50 mahasiswa dari luar pulau Sumatera akan kuliah di Unilak. Beberapa mahasiswa yang akan ke Unilak di antaranya yaitu; dari Universitas Udayana Bali, UPI Tasikmalaya Serang, Universitas Handayani Makassar, dan Universitas Wijaya Kesuma Surabaya.”Kami memberikan apresiasi perguruan tinggi yang memilih Unilak untuk mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka tahun 2023 ini, dari yang mendaftar ke Unilak itu ada 300 mahasiswa, dan yang lulus 50. Nantinya mahasiswa yang kuliah di Unilak akan lebih mengenal Budaya Melayu Riau. Mereka (mahasiswa) akan mengikuti kegiatan modul nusantara, kita mengenal budaya Unilak yang akan diadakans setiap Sabtu-Minggu,” pungkasnya.***