Home > Berita > Umum

Muspim LAMR se-Kabupaten Bengkalis Dibuka Wakil Bupati; Bukan Sekadar Ajang Silaturahmi, tapi Membahas Isu-Isu Terkini

Sabtu, 17 Juni 2023 05:37 WIB
Junaidi Usman
[17/6 19:35] ~Mario Abdillah Khair SH: Jalan Santai Sempena HUT Ke-77 Bhayangkara Polres Bengkalis, Berlangsung Meriah dan Heboh Jalan Santai Sempena HUT Ke-77 Bhayangkara Polres Bengkalis, Berlangsung Meriah dan Heboh BENGKALIS, POTRETNEWS.com - Jalan Santai yang ditaja Polres Bengkalis, sempena menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Bhayangkara Republik Indonesia, berlangsung meriah dan heboh, Sabtu (17/06/2023) pagi. Kegiatan ini antusias diikuti ribuan masyarakat dan anak-anak sekolah, begitu juga mengikuti senam aerobik bersama Wakil Bupati Bengkalis Dr H Bagus Santoso, Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis serta bersama para Forkopimda dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Peringatan hari Bhayangkara ke-77 tahun ini, bertemakan "Polri Presisi Untuk Negeri Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju". Kapolres Bengkalis didampingi Wakil Bupati Bengkalis, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dan Forkopimda mengibarkan bendera Start tanda dimulainya Jalan Santai dengan jumlah kupon yang disiapkan sebanyak 5.000 lembar. Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro sebelum mengibarkan bendera Start mengatakan, adapun tujuan kegiatan Jalan Santai ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-77 Polres Bengkalis. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat merangsang masyarakat Kabupaten Bengkalis supaya selalu hidup sehat. "Kegiatan ini kita lakukan dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara. Melalui kegiatan jalan santai bersama ini tentunya momen bagi semua pihak untuk peningkatan nilai persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara," kata Kapolres Bengkalis. Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati H Bagus Santoso menyampaikan salam dari Bupati Bengkalis Kasmarni dan ucapan selamat kepada Kepolisian Republik Indonesia, pada Ulang Tahun Bhayangkara ke-77 tahun 2023. “Bupati Bengkalis atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-73 tanggal 1 Juli 2023. Semoga kedepan Kepolisian Republik Indonesia akan semakin sukses dan dicintai oleh masyarakat serta dapat senantiasa mengayomi masyarakat. Semoga Polres Bengkalis selalu presisi dalam menangani hal apapun di wilayah Pemerintah Kabupaten Bengkalis ini,” ucap Bagus. “Kita doakan juga supaya Polres Bengkalis sukses selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat saat pelaksanaan Pemilu mendatang,” ujarnya. Hadiah utama Jalan Santai ini berupa satu unit sepedo motor honda Revo didapatkan oleh seorang siswi warga Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis. Kode INF [17/6 19:35] ~Mario Abdillah Khair SH: Upaya Selamatkan Generasi Muda, GOW Bengkalis Sosialisasikan Bahaya LGBT Kepada Puluhan Mahasiswa BENGKALIS, POTRETNEWS.com - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bengkalis melaksanakan sosialisasi bahaya prilaku penyimpangan seksual berupa Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) kepada puluhan mahasiswa Sabtu, (17/06/2023) pagi. Sosialisasi dilaksanakan di aula GOW Bengkalis Jalan Jenderal Ahmad Yani diikuti gabungan mahasiswa di Negeri Junjungan yakni Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis. Sosialisasi ini dibuka Wakil Ketua II GOW Kabupaten Bengkalis Deliza Aziz dengan tema "Menjaga Lingkungan Pergaulan Menyelamatkan Masa Depan". Kegiatan tersebut bertujuan agar generasi milenial memiliki pemahaman lebih menyeluruh terhadap dampak serta penyakit yang ditimbulkan oleh perilaku LGBT. Deliza juga menyebutkan selain pergaulan di lingkungan sekitar, dunia teknologi juga telah banyak mempengaruhi prilaku generasi muda. Walaupun tak dipungkiri teknologi dan internet memiliki banyak pengaruh positif. "Generasi muda menjadi benteng untuk menghadapi dunia kedepan. Oleh karena itu, kita harus selamatkan generasi muda yang akan memimpin negeri ini," pungkas Deliza Aziz. Lanjut Deliza Aziz, kaum milenial lebih peka terhadap lingkungan sehingga dapat terpengaruh pergaulan menyimpang LGBT. "Lewat kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi milenial untuk memunculkan aksi yang berkontribusi positif terhadap penurunan angka penyebaran perilaku LGBT di Kabupaten Bengkalis," ulasnya. Adapun narasumber dalam sosialisasi itu yakni Eny Gustinawati yang merupakan Dosen sekaligus Penyuluh Agama Islam di KUA Kecamatan Bantan. Turut hadir Sekretaris Dinas Sosial Bengkalis Eji Marlina, mewakili Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Suryaniwati, Kemenag Bengkalis Muhammad Isa, TP PKK Kabupaten Bengkalis dan puluhan mahasiswa. Kode INF [17/6 19:35] ~Mario Abdillah Khair SH: APTISI Riau Desak Pemprov Anggarkan Beasiswa untuk Dosen PEKANBARU: Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah X-B Provinsi Riau Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL mendesak Pemerintah Provinsi Riau agar mengalokasikan anggaran untuk membantu biaya pendidikan atau beasiswa bagi para dosen. Desakan itu menjadi salah satu butir rekomendasi Rapat Kerja APTISI Wil. X-B Riau di Auditorium Gedung Rektorat Universitas Islam Riau, Sabtu siang (17/06 2023). Raker yang juga dihadiri pimpinan perguruan tinggi swasta itu dirangkai dengan sejumlah kegiatan. Antara lain halal bi halal dan Pelantikan serta Pengukuhan Pengurus APTISI Wilayah X-B Riau Komisariat Daerah Dumai masa bhakti 2023-2027. Usai raker, kepada sejumlah wartawan Syafrinaldi menjelaskan, di samping beasiswa rapat kerja juga merekomendasikan agar APTISI lebih kencang lagi memperjuangkan pemekaran Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X, iuran anggota dan lain-lain. ''Banyak hal yang yang diaspirasikan oleh pimpinan perguruan tinggi swasta. Aspirasi tersebut menjadi tugas Pengurus APTISI memperjuangkannya. Dalam waktu dekat kami akan minta waktu kepada Pak Gubernur Syamsuar beraudiensi untuk menyampaikan rekomendasi raker. Salah satunya terkait dengan bantuan pendidikan atau beasiswa bagi dosen. Beasiswa juga dapat disisihkan dari dana CSR industri swasta yang beroperasi di Provinsi Riau. Kalau melalui APBD mungkin terbentur regulasi, maka kita minta kebijakan Pak Gubernur memikirkannya dari pos lain,'' tandas Syafrinaldi didampingi Sekretaris APTISI Dr Indra Hasan dan Bendahara Dr Irfan Ardiansyah. Dosen, lanjut Syafrinaldi, adalah pendidik profesional sekaligus ilmuwan dengan tugas utama mentrasnformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada mahasiswa baik melalui pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Dalam upaya menjalankan profesionalismenya, ujar Rektor Universitas Islam Riau itu, regulasi mengharuskan dosen berpendidikan strata tiga atau doktor. ''Masih banyak dosen-dosen kita yang berpendidikan S2. Mereka mau melanjutkan studi ke program doktor tapi terkendala dengan biaya. Di sinilah kita harapkan kearifan dan kebijakan Pak Gubernur agar membantu dosen. Kebijakan ini tentu sejalan dengan program Pak Gubernur di bidang peningkatan sumberdaya manusia,'' ucap Syafrinaldi. Gubernur-gubernur sebelumnya, tambah Prof Syafrinaldi, sempat memiliki program beasiswa untuk dosen. Sekarang beasiswa itu sudah tidak ada lagi. ''Mungkin Pak Gubernur terkendala oleh aturan yang mengharuskan pemerintah provinsi menanda-tangani MoU terlebih dahulu dengan perguruan tinggi tempat dosen tersebut melanjutkan studi. Inilah yang ingin kita diskusikan dengan gubernur, apakah ada solusi lain. Misalnya melalui dana CSR (corporate social responsibilty) perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di Riau,'' jelas Syafrinaldi. Hal senada ditegaskan Ketua Umum YLPI (Yayasan Lembaga Pendidikan Islam) Riau Prof Dr H Nurman MSi. Dihadapan peserta raker, Nurman menyampaikan tiga pesan pokok kepada Gubernur Riau. Pertama, mengharapkan gubernur supaya mengalokasikan anggaran beasiswa untuk dosen. ''Saya waktu melanjutkan program S3 masih sempat mendapat beasiswa dari pemerintah daerah, sayangnya sekarang beasiswa itu sudah tidak ada lagi,'' kata Nurman. Kedua, dana CSR dunia industri dan dunia usaha hendaknya dialokasikan pula membantu perguruan tinggi atau pendidikan di Provinsi Riau. Sebagai stakeholder pendidikan, kita siap bekerjasama dengan perusahaan dalam mensuplay tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan. ''Silahkan perusahaan membuat peta kebutuhan skill tenaga kerja mereka, kualifikasi seperti apa yang mereka butuhkan, dan kita yang mengisinya,'' ujar Nurman. Ketiga, kita berharap kepada gubernur supaya lahan-lahan HTI yang sudah habis HGU nya dibagikan kepada perguruan tinggi. Kita siap mendampingi masyarakat tempatan pada lahan-lahan yang akan diserahkan itu agar perekonomian mereka meningkat dan kesejahteraannya semakin membaik. Ini penting dalam rangka membantu perguruan tinggi swasta agar terus eksis mencetak sumberdaya manusia di Provinsi Riau. ''Dimana-mana, baik di Pekanbaru sebagai ibukota provinsi maupun di kabupaten, sudah berdiri perguruan-perguruan tinggi swasta. Di Dumai, Tembilahan, Bangkinang, Pasir Pengarayan, Pangkalan Kerici, Kuantan Singingi dan lain-telah berdiri universitas, sekolah tinggi maupun akademi,'' tandas Nurman.* []relis
Kategori : Umum, Bengkalis
wwwwww
www.amsi.or.id