Home > Berita > Umum

KPID Riau Kunjungi KPID Bengkulu Terkait Tata Kelembagaan

Kamis, 01 Juni 2023 20:23 WIB
Abdul Roni
kpid-riau-kunjungi-kpid-bengkulu-terkait-tata-kelembagaanSuasana pertemuan dalam rangka koordinasi antara KPID Riau dengan KPID Bengkulu bertempat di aula kantor KPID setempat di Jalan Indragiri Kota Bengkulu, Rabu (31/5/2023). (F-ISTIMEWA)

BENGKULU, POTRETNEWS.com — Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Bengkulu menerima kunjungan silaturahmi KPI Daerah Riau (populer disingkat KPID, red) sebagai upaya untuk saling memberi penguatan dalam penataan kelembagaan di daerah.

Perwakilan KPID Riau yakni Mario Abdillah Khair, berkunjung ke KPID Bengkulu, Rabu (31/5/2023). Kedatangan Mario disambut langsung Ketua KPID Bengkulu Albertce Rolanda Thomas ditemani tiga koleganya sesama komisioner yakni; Gusmian (bidang kelembagaan), Indah Budiyanti (bidang kelembagaan), dan Dedi Zulmi (bidang pengelolaan sistem dan stuktur penyiaran atau PS2P). Selain mereka, terlihat juga sejumlah staf.

Dalam pengantar singkatnya pada rapat koordinasi yang berlangsung di aula kantor KPID setempat, Mario menjelaskan maksud dari kunjungan lembaganya ke KPID Bengkulu, yaitu selain dalam rangka menyambung tali silaturahmi, juga memperkuat koordinasi sesama KPID dalam upaya mempertahankan eksistensi di daerah masing-masing.

”Pada semester pertama tahun 2023 ini, kami (KPID Riau, red) memutuskan untuk melakukan kunjungan kerja ke KPID Bengkulu. Karena ada sejumlah keunggulan yang tak dimiliki KPID provinsi lain,” kata Mario, melalui keterangan tertulis kepada potretnews.com, Kamis malam.

Pada pertemuan itu, Mario menanyakan beberapa hal terkait kegiatan, anggaran, koordinasi dengan pemerintah provinsi dan DPRD, eselonisasi, jumlah lembaga penyiaran (LP), hingga bagaimana KPID Bengkulu melakukan pengawasan terhadap LP.

”Kami perlu berdiskusi dengan KPID Bengkulu terkait tantangan penyiaran daerah saat ini, terutama terkait studi kelembagaan dan pengawasan penyiaran jelang Pemilu 2024,” katanya.

Mario memberikan apresiasi terhadap kinerja KPID Bengkulu yang telah berhasil melaksanakan sejumlah program. ”Saya mengamati lewat media massa dan media sosial, KPID Bengkulu periode ini sangat sukses dalam menjalankan tugas dan kewenangannya,” katanya.

Kemudian Mario juga mengungkapkan dan pentingnya literasi media untuk mencerdaskan masyarakat agar mampu memfilter mana siaran sehat dan mana siaran yang tidak sehat.

Menanggapi sejumlah hal yang disampaikan Mario, Ketua KPID Bengkulu, Albertce Rolanda Thomas menjelaskannya secara komprehensif. Menurut dia, KPID Bengkulu terus berupaya melakukan kegiatan literasi media kepada masyarakat agar dapat memilah dan menyaring informasi. ”Ini salah satu ikhtiar agar KPID tetap eksis di Provinsi Bengkulu,” tutur Bertce, sapaan akrab pria ini.

Bertce mengakui, dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Kominfo setempat beserta DPRD membuat program kerja yang disusun berjalan sesuai rencana. Tahun 2023 ini, misalnya kata Bertce, KPID Bengkulu diberi anggaran sebesar Rp3 miliar. Jumlah tersebut naik signifikan dari tahun sebelumnya yang berjumlah Rp1,1 miliar.

Dengan anggaran itu, imbuh Bertce, KPID Bengkulu insya Allah akan merealisasikan secara maksimal semua program yang sudah dirancang untuk tahun 2023. ”Didukung 19 staf yang 12 di antaranya sebagai pemantau/monitoring, mudah-mudahan agenda kerja di tahun ini bisa berjalan sukses,” ujar Bertce.

Di penghujung rapat koordinasi, Mario memasangkan tanjak Melayu Riau kepada Ketua KPID Bengkulu. Setelah itu, dilanjutkan dengan meninjau ruangan pemantau siaran.***

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id