Home > Berita > Umum

Merantau ke Kepri pada 1963, Nenek Berusia 87 Tahun Ini Jadi Jemaah Calon Haji Tertua Kloter 1 Embarkasi Batam

Merantau ke Kepri pada 1963, Nenek Berusia 87 Tahun Ini Jadi Jemaah Calon Haji Tertua Kloter 1 Embarkasi Batam

Tukiratin foto bersama humas di Asrama Haji Batam, Selasa (23/5/2023). (F-Kemenag Kepri)

Rabu, 24 Mei 2023 11:16 WIB
BATAM, POTRETNEWS.com — Tukiratin Rais Kasan Salim, menjadi jemaah calon haji (JCH) tertua kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Batam. Jemaah perempuan berusia 87 tahun tersebut berasal dari Kabupaten Karimun. Saat disambangi ke kamar Wisma Shafa Asrama Haji Embarkasi Batam, tempatnya bermalam sebelum berangkat ke tanah suci, Tukiratin tampak sehat dan semangat menjalankan ibadah haji yang sudah di depan mata.

”Alhamdulillah sehat, biasanya cuma tensi aja, ga ada sakit apa-apa,” kata Tukiratin membenarkan saat selesai menunaikan Salat Ashar di kamarnya, Selasa (23/05/2023).

Kami mengawali perbincangan santai dengan membahas menu makan yang disantapnya hari ini di Embarkasi Batam. Tukiratin yang lahir di Pacitan Jawa Timur, mengaku makanan yang disajikan PPIH Embarkasi Batam sedap. ”Makanannya sedap, sesuai selera saya,” kata Tukiratin yang disapa mbah oleh anak dan cucunya yang ikut menyusul menemaninya ke Embarkasi Batam dengan transportasi terpisah.

Ia lalu menceritakan perjalanannya via laut dari Pulau Tanjungbalai Karimun pada pukul 09:00 WIB dan sampai di Kota Batam pada sekitar tengah hari. ”Perjalanan Alhamdulillah lancar. Dianter sama anak-anak, disusul ke Batam,” sahut Tukiratin dengan bahasa Indonesia yang jelas, dilansir dari portal Kemenag Kepri.

Tukiratin mengatakan dirinya mulai mendaftar haji pada tahun 2017. Sebelum berhenti bekerja, dirinya dulu mencari nafkah dengan menorah getah karet. ”Daftar mulai tahun 2017, dulunya saya kerja nyadap karet,” tutur Tukiratin yang telah merantau ke Kepulauan Riau pada tahun 1963.

Menutup perbincangan, Tukiratin menyampaikan harapan dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, serta selamat dalam perjalanan berangkat ke tanah suci dan kembali ke tanah air. ”Semoga perjalanan lancar, balik dan pergi, tidak ada halangan apapun, lancar sampai tujuan, dan sampai di sana bisa menjalani apa yang disyaratkan (rukun haji),” harapnya.***

Editor:
Abdul Roni

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id