PEMATANGSIANTAR, POTRETNEWS.com — Aktivitas bisnis judi toto gelap (togel) yang beroperasi di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, dikabarkan kian ”langgeng”. Eksisnya bisnis haram judi online togel Hongkong, Sidney, dan Makao dua wilayah tadi, disebut-sebut karena ada oknum aparat yang diduga sebagai bandarnya, menggerakkan dari balik layar.
Berdasarkan informasi dari sumber yang minta identitasnya tidak disebutkan, bahwa oknum aparat yang kabarnya berinisial Mis diketahui sangat lihai dalam menjalankan bisnis ilegalnya.
Maka tak heran, imbuh sumber, dalam waktu sekejab kehidupan sosial ekonomi oknum tadi bisa berada melewati jajaran di atasnya.Oknum aparat itu saat ini diduga berupaya cuci tangan bermain di belakang layar. MIS diduga menempatkan oknum PDL dan NDA di daerah operasional Jalan Tekukur, Kecamatan Siantar Barat dan sekitarnya. Sementara untuk kawasan lainnya di wilayah Kabupaten Simalungun dan sebahagian wilayah Siantar didelegasikan kepada YSF yang ”berkantor” di wilayah Kabupaten Simalungun.”Tapi bos besarnya tetap bandar MIS," ujar sumber kepada media baru-baru ini. "Dia itu kan sudah sangat menikmati uang yang begitu mudah diperolehnya tanpa harus menguras tenaga. Lihat saja kondisi ekonominya sekarang yang begitu pesat menakjubkan. Sedangkan kondisi ekonomi perwira tinggi saja pun, belum tentu bisa begitu," tambahnya.
Sementara NDA yang santer disebut-sebut sebagai ”anak main” bandar MIS berbasis di Jalan Tekukur, ketika dikonfirmasi via WhatsApp seputar keterlibatannya mengkoordinir judi togel di wilayah itu membantah.”Tidak benar itu, Pak," ujarnya sembari berupaya meyakinkan dengan menyatakan bahwa bandar Mis tidak main lagi. Ketika ditanya dari mana dia mengetahui bahwa bandar MIS sudah tidak main lagi, NDA dengan lugas menyatakan bahwa kegiatan penjualan togel di Jalan Tekukur sudah ditangani PDL.”Mereka kan menyewa kedai, Pak, di Jalan Tekukur. Sudah bang PDL sekarang yang pegang. Kemungkinan besar orang itu sekarang main online pak," ujar NDA.Wartawan mencoba mengonfirmasi dengan menghubungi nomer telelpon selular MIS 081372314xxx untuk keberimbangan pemberitaan namun tidak berhasil. Sementara itu Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando ketika dikonfirmasi seputar makin mengganasnya judi tebak angka di wilayah komandonya tersebut meminta awak media memberitahukan lokasi keberadaan kegiatan ilegal tersebut guna penyelidikan.”Di mana lokasinya biar kita lidik. Kasih alamat dan nama-nama pemainnya,” tulis AKBP Fernando via pesan WhatsApp, Kamis (4/5/2023) siang.***