BATAM, POTRETNEWS.com — Pelaku penganiyaan terhadap Darwin hingga tewas yang dilakukan di salah satu kedai tuak di RT 003 RW 015, Kampung Pelanduk, Tanjung Uncang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) akhirnya ditangkap. Pria bernama Taufik (35), itu ditangkap di lokasi persembuyiannya di Sungai Guntung Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Menariknya, Taufik ditangkap saat hendak membeli takjil untuk berbuka puasa. ”Benar sekali, pelaku telah kami amankan. Pelaku diamankan saat hendak membeli takjil di lokasi persembunyiannya di Sungaiguntung Kabupaten Indragiri Hilir, Riau,” kata Kapolsek Batu Aji, Kompol Restia Guchy Octane, Senin (24/4/2023).Guchy mengatakan, Taufik ditangkap berkat informasi dari pihak kepolisian di Sungaiguntung. ”Sebelumnya kami mendapatkan informasi pelaku melarikan diri ke wilayah Indragiri Hilir, dari sana kami melakukan koordinasi dan alhamdulillah membuahkan hasil,” terang Guchy, dilansir
kompas.com.Taufik diringkus pada, Kamis 20 April 2023 lalu. Hasil pemeriksaan sementara, Pelaku mengaku nekat menganiaya korban lantaran kesal dengan sikap korban. Terlebih lagi, saat itu kondisi pelaku setengah mabuk, sehingga spontan membuat pelaku terpancing hingga akhirnya terjadi perkelahian hingga merenggut nyawa korban.
”Korban meninggal karena mengalami luka serius dan pendarahan di bagian kepala, meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak bisa tertolong lagi,” pungkas Guchy.
Sebelumnya, Darwin dan pelaku bertikai di salah satu kedai tuak di RT 003 RW015, Kampung Pelanduk, Tanjunguncang, Batam.Pelaku yang diduga sedang dalam pengaruh alkohol dari tuak menganiaya korban hingga mengalami luka serius.***
Editor:Abdul Roni