BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Sofyan hadir di tengah masyarakat Dusun Kampung Parit Desa Pangkalan Batang Barat, Bengkalis Riau, Senin 26 Ramadan 1444 Hijriah bersamaan 17 April 2023.
Meskipun ada undangan lain, Sofyan yang merupakan wakil rakyat ini lebih memilih hadir dalam serangkaian acara yang digelar di desa ini. Berbuka puasa bersama, sholat Magrib berjama'ah, dan selanjutnya menyalakan Lampu Colok di 2 menara yang tahun 14443 Hijriah lalu berhasil menjadi Juara I dan Juara Harapan I.
Dalam sambutannya Sofyan mengucapkan terima kasih atas undangan yang diterimanya terutama kepada Ade Desri Kurniawan anggota BPD desa pemekaran dari Desa Pangkalanbatang ini.
"Mudah-mudahan, dari silaturahmi ini terjalin ukhuwah yang lebih baik," ucap Sofyan. Bangunan MDTA senilai 200 juta rupiah akan dikerjakan tahun ini. Untuk usulan pembangunan yang lain, sudah disampaikan Sofyan di lembaganya. "Untuk aspirasi yang lain akan disampaikan dalam APBD Perubahan nantinya. Apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh pemuda, selain berbuka bersama juga dilanjutkan nanti penyalaan colok," pungkasnya.
Lampu colok ini terang wakil rakyat yang pernah menjadi guru ini adalah sebuah khazanah dan budaya yang memang harus dipertahankan. "Tidak banyak daerah lain melaksanakan kegiatan lampu colok yang memang menjadi ciri khas Bengkalis. Kita apresiasi para pemuda pemudi desa yang masih aktif, juga dukungan dari pihak desa terkait dengan pelaksanaan kegiatan ini. Harapan kita, lampu colok ini menjadi wisata khas Bengkalis yang perlu kita pertahankan dan butuh kerja sama dari kita semua. Terakhir, mari sama-sama kita jaga kebersamaan kita, Insya Allah tahun 2024 kita sudah memasuki tahun politik, yang tahapan-tahapannya sudah dimulai. Jangan ada perpecahan, tetap solid, jaga kebersamaan," pesan Sofyan. Sementara itu, Ade Desri Kurniawan, Tokoh Pemuda setempat mengucapkan terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD Sofyan, Kepala Desa Azmi Yulfikar, Ketua LPM, MKA dan DPH serta LAMR serta masyarakat Dusun Kampung Parit."Kami mengapresiasi kegiatan pemuda-pemudi yang mendukung acara ini. Ucapan terima kasih khusus kami sampaikan buat masyarakat Dusun Kampung Parit di perantauan maupun yang ada di sini yang mendukung kegiatan lampu colok sehingga kegiatan ini tetap berlanjut," ucap Ade Desri Kurniawan pula. Saat ditanyakan bagaimana ide melaksanakan serangkaian acara tadi, Ade mengungkapkan bahwa ide itu muncul dari orang tua baik yang ada di perantauan dan masyarakat yang ada di dusunnya. "Kami berkoordinasi sesama pemuda pemudi dan masyarakat untuk mempersiapkan kegiatan-kegiatan ini," ungkapnya.
"Kepada pemerintah daerah, kami berharap kedepannya terus mendukung kegiatan ini, kalau bisa Dinas Pariwisata, (Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga/Disparbutpora) Kabupaten Bengkalis menyiapkan piagam penghargaan sehingga menjadi tanda bukti kejayaan pemuda untuk menjaga budaya lampu colok ini di Kabupaten Bengkalis," harap Ade Desri Kurniawan menyuarakan aspirasi warga desanya.Sofyan, setelah selesai menyalakan lampu colok, di Menara Lampu Colok Dusun Kampung Parit dan Menara Colok Dusun Karya Bakti/Kematang, Desa Pangkalanbatang Barat sebelum melanjutkan agendanya, menyampaikan rasa syukur karena bisa menghadiri penyalaan dua lampu colok di Desa Pangkalanbatang Barat.:Ini berkat kerja sama dari pemuda yang telah menghubungi saya agar saya bisa hadir dalam pembukaan Festival Budaya Lampu colok khususnya di Desa Pangkalan Batang Barat. Tentu kita apresiasi atas apa yang telah mereka lakukan, semangat mereka luar biasa. Kita sebagai pengambil kebijakan di daerah ini ikut berbangga memberikan spirit motivasi kepada mereka agar khazanah budaya Melayu kita ini salah satunya adalah lampu colok ini bisa eksis, tetap dipertahankan sebagai bagian dari budaya kita yang tentunya ini sangat positif dalam rangka juga menyambut lebaran atau hari raya. Kedepannya ini menjadi sebuah kepentingan kita bersama bagaimana ini terus kita kawal dalam rangka untuk melestarikan budaya kita ini," kata Wakil Ketua DPRD Sofyan kepada
potretnews.com, Senin (17/4/2023)."Kita berterima kasih juga kepada pemerintah desa yang telah mengalokasikan anggaran lebih kurang 40 juta rupiah untuk pengadaan (pengerjaan) lampu colok ini. Ini tidak bisa terlaksana tanpa dukungan masyarakat khususnya pemuda. Tadi saya berbicara dengan Kepala Desa Pak Azmi Yulfikar bahwa masyarakat sangat mendukung kegiatan ini. Memang, Pangkalan Batang Barat ini saya pikir salah satu ikon di wilayah Pulau Bengkalis terkait dengan lampu colok. Harapan kita kepada para perantau, para warga kita yang berada di luar, mari kita sama-sama sosialisasikan salah satu aset kita ini dan sekaligus pulang kampung menyaksikan kegembiraan ini. Harapan kita kepada para pemuda, mari kita jaga ketertiban jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak baik apalagi lagi menodai bulan suci Ramadan ini," ajak Sofyan di akhir wawancara.Kades Azmi Yulfikar mengatakan bahwa sejak awal sudah berkomitmen Menara Lampu Colok yang dibuat di desanya bukan hanya untuk dipertandingkan tapi untuk mempertahankan budaya colok yang ada di Bengkalis. Ucapan terima kasih juga disampaikan Kades Azmi Zulfikar kepada masyarakatnya khusus kepada para pemuda."Setelah kita melihat hasil dari pemasangan lampu colok, kami merasa bangga karena hasil pada malam hari ini memang sudah mencapai target sesuai dengan yang kami inginkan. Karena malam pertama sumbu colok ini masih baru, agar malam kedua, api colok ini betul-betul maksimal (nyalanya) sehingga gambar jelas dan masuk ke dalam kategori penilaian," do'a Kades Azmi Yulfikar. "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD Bengkalis yaitu Bang Sofyan. Kebetulan tadi beliau hadir di acara berbuka bersama di Masjid Al-Muhsinin Dusun Kampung Parit yang selanjutnya menyalakan api colok, kemudian mampir lagi di menara lampu colok Dusun Karya Bakti Desa Pangkalan Batang Barat ini untuk menyalakan colok yang kedua. Tentunya kami mengapresiasi karena Pak Sofyan dalam waktu yang seperti ini masih sempat untuk bersilaturahim ke desa kami," kata Azmi Yulfikar penuh syukur.
Keterangan foto