PEKANBARU, POTRETNEWS.com – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk memanfaatkan fasilitas dan layanan yang disediakan oleh Bank Riau Kepri (BRK) Syariah dalam mengembangkan usaha. “Makin banyak pelaku usaha bisa memanfaatkan fasilitas BRK Syariah maka otomatis UMKM makin berkembang dan kemajuan pula bagi BRK Syariah,” ungkap Syamsuar saat menghadiri Ramadan Fair 1444 H yang diadakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Sabtu (8/4/2023).
Menurut Syamsuar, UMKM merupakan potensi kekuatan ekonomi yang besar, sehingga maju mundur ekonomi suatu negara ditentukan maju mundur UMKM. Sedangkan perbankan, kata dia, memiliki peran strategis karena memiliki simpul ekonomi yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara termasuk meningkatkan perputaran ekonomi di daerah.Dijelaskannya, untuk menyejahterakan umat, BRK Syariah sendiri telah mengadakan beberapa program, salah satunya program
Corporate Social Responsibility (CSR). “Sekarang BRK Syariah ini telah menyiapkan berbagai program untuk membantu umat,” katanya.Gubri menuturkan, pihaknya akan terus mendorong agar UMKM yang ada di Riau menjadi semakin maju, dan sertifikasi halal produk dapat menjadi kunci untuk mewujudkan hal tersebut. “Makanya, kepada bapak ibu yang ada usaha, selesaikanlah yang berkaitan dengan sertifikasi halal,” imbaunya.

Apalagi kini, pemerintah melalui Kementerian Agama memiliki program untuk satu juta sertifikasi halal. “UMKM harus memanfaatkan ini,” ucap Syamsuar.Oleh karena itu, Syamsuar berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan program yang tersedia, khususnya bagi mereka yang bergerak di bidang makanan dan minuman.“Saya baru-baru ini ke Ujung Batu, ada warga di sana sekitar delapan orang mendapatkan sertifikasi halal gratis. Kesempatan ini perlu dimanfaatkan. Karena makanan dan minuman itu harus jelas halal dan sehatnya,” jelasnya.Syamsuar menambahkan, pihaknya saat ini juga sedang mempersiapkan kawasan UMKM bidang kuliner atau kawasan halal di Kota Pekanbaru, tepatnya di Jalan Arifin Ahmad. Hal itu sejalan dengan program Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah. “Kita sedang mempersiapkannya. Kawasan ini akan menjadi kawasan halal, aman dan sehat,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Utama BRK Syariah Andi Buchari mengatakan, pelaku UMKM sebagai nasabah BRK Syariah dari sisi
feasibility sangat bagus, sehingga perlu menemukan potensi ekonomi UMKM yang bisa mengakses BRK Syariah.Menurutnya, tantangan saat ini khusus untuk usaha kuliner adalah masih sedikitnya yang terdaftar di BBPOM Pekanbaru dan melakukan sertifikasi halal. “Inilah yang harus dicarikan solusinya, agar UMKM bisa berdaya saing tinggi,” tutur Andi.***