BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Humaira Quran Center ( HQC), Pondok Tahfiz Quran yang terletak di Desa Meskom, Bengkalis, Riau Indonesia tengah melanjutjan pembangunan asrama multi fungsi ruang belajar. Pantauan wartawan media ini di lapangan pada Ahad, 11 Ramadhan 1444 Hijriah bersamaan 2 April 2023, terlihat 1 orang pekerja melakukan aktivitas mengaduk semen dan 2 pekerja pula plaster dinding asrama dengan ukuran 20 meter X 8 meter yang dipersiapkan untuk menerima santri baru Tahun Ajaran 2024/2025 mendatang.
”Asrama ini diperuntukkan sebagai sarana belajar dan asrama bagi santri putra. Alhamdulillah, sebelumnya saya ucapkan Jazakumullah Khoir yang telah mewakafkan sebagian hartanya untuk pembangunan Humaira Quran Center ini terutama untuk anak-anak penghafal Alquran. Adapun dana yang masih kami butuhkan saat ini berjumlah lebih kurang Rp450 juta lebih terdiri dari; pembangunan asrama, sarana belajar, serta sarana olahraga berupa lapangan futsal dengan ukuran 25 meter x 15 meter bagi anak-anak santri," kata Mudir HQC, Ustaz Eka Saputra.Diungkapkan Ustadz Eka, karena keterbatasan daya tampung saat ini, HQC hanya mampu menerima 11 santri putra dan 10 santri putri sehingga belum bisa menerima banyak-banyak santri.”Karena itu Insya Allah kita coba untuk membangun sehingga lebih membuka kesempatan bagi adik-adik dan orang tua yang ingin menyekolahkan anak-anaknya di HQC. Semoga asrama yang dibangun ini menjadi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sebelumnya mengapa HQC terlalu sedikit santrinya," ungkapnya.
Lima tenaga pengajar termasuk Ustadz Eka coba melahirkan generasi Qurani menyusul keberhasilan 3 anaknya; Halim Mar'i, Humaira dan si sulung Indah Zahara bersama Marliawati, Almira Rahma Fitri, Suci Rahmadhani, Indita Satrio Aji, Reigy Dwika Apriliandy, M Firmansyah, M Firdaus dan Muhammad Ajmain yang saat ini berada di Mesir bersama 8 santri lainnya sejak setahun terakhir.Setelah bangunan asrama tadi selesai dibangun dan siap untuk digunakan maka 150 orang santri akan mampu ditampung. Mereka akan bergabung bersama 21 santri tadi yang berasal dari desa sekitar dan ada beberapa santri dari luar Kabupaten Bengkalis.Sekitar sebulan lalu ada 1 orang calon santri bahkan berasal dari Singapura tapi masih terbentur masalah visa. ”Saya pun tidak mengerti dua kali pengajuan visanya ditolak sampai sekarang masih belum diterima untuk visa belajarnya. Wallahu A'lam saya tidak tahu penyebabnya,” tambah Ustaz Eka.Atas bantuan yang diterima Ustaz Eka Saputra selama ini, dia mengucapkan, Jazakumullah Khair atas kaum muslimin yang telah mewakafkan sebagian hartanya. ”Ini menandakan bahwa ada saling tolong-menolong terutama dalam agama karena kita ingin mencetak anak-anak santri yang menghafal Alquran dan insya Allah menjadi teguh iman maupun amalnya sehingga bermanfaat bagi umat Insya Allah,” doa Ustaz Eka Saputra.Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan ladang ibadah dengan berbagi rezeki dalam kegiatan pembagian Humaira Quran Center tadi, dapat melalui transfer ke Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor rekening Rekening 7231177595 atas nama Humaira Quran Center. Dan lakukan komunikasi maupun konfirmasi Ustaz Eka Saputra di nomor +6285272095959.***