Home > Berita > Umum

BRK Syariah HUT ke-57, Komitmen Menjadi ”Motor Penggerak” Ekosistem Syariah

Sabtu, 01 April 2023 23:17 WIB
brk-syariah-hut-ke57-komitmen-menjadi-motor-penggerak-ekosistem-syariahBRK Syariah merayakan Hari Ulang Tahun ke-57 tepat pada 1 April 2023. Segudang harapan tertumpu pada bank kebanggaan masyarakat Provinsi Riau dan Kepulauan Riau itu. (F-IST)
PEKANBARU, POTRETNEWS.com – Bank Riau Kepri (BRK) Syariah merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 tepat pada 1 April 2023. Dalam usia yang sudah sangat matang tersebut segudang harapan tertumpu pada bank kebanggaan masyarakat Provinsi Riau dan Kepulauan Riau itu. Setelah berkonversi, BRK Syariah menegaskan komitmen untuk menjadi “motor penggerak” bagi ekosistem syariah. Menurut Direktur Utama (Dirut) BRK Syariah Andi Buchari, pada HUT BRK Syariah ke-57, pihaknya berharap bisa memacu semangat lebih kuat lagi bagi seluruh insan BRK Syariah untuk terus giat bekerja, karena tantangan ke depan tentunya akan lebih besar. 

“Tantangan ke depan tentu lebih besar, sebagaimana juga harapan dari masyarakat yang makin meningkat terhadap BRK Syariah,” ujarnya, Sabtu (1/4/2023).

Dikatakan Andi, setelah berkonversi dari bank konvensional menjadi bank syariah pada Agustus 2022 lalu, perkembangan bisnis BRK Syariah terus meningkat. Saat ini kinerja BRK Syariah terus on the track. Ia berharap, target yang sudah ditetapkan mulai dari parameter laba, aset dan yang lainnya bisa tercapai.

“Dengan proses konversi yang kompleks dan rumit, sudah bisa kita lalui. Alhamdulillah bisa berjalan lancar, ini jadi modal kita untuk membumikan ekonomi syariah,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andi mengungkapkan bahwa saat ini komposisi dari dana yang ada di BRK Syariah sebesar 75 persennya adalah dana masyarakat nonpemda. Hal tersebut tentunya mematahkan opini kalau BRK Syariah ini tergantung pada dana pemerintah daerah.

“Bank Riau Kepri ini ada dan didirikan memang harus memberikan layanan kepada aktivitas pemerintah daerah. Tetapi sekarang komposisi dana yang dikelola 75 persen adalah dana masyarakat,” paparnya.

Andi juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan BRK Syariah sebagai motor penggerak ekosistem syariah di kawasan. “Dengan spirit 3K (Konversi, Kinerja, Kultur) dan Strategi Transformasi 5.0, BRK Syariah insya Allah akan berupaya untuk menjadi motor penggerak, sebagai pemicu sekaligus pemacu ekosistem syariah di kawasan ini, terutama dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi tempatan menuju negeri yang baldatun thayibatun warrabun ghafur,” katanya.

https://www.potretnews.com/assets/imgbank/16042023/potretnewscom_zzxls_2595.jpg

Hingga saat ini, tercatat ada 21 pemerintah tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau pemegang saham BRK Syariah. Dengan artian, seluruh kabupaten/kota di Riau dan pemerintah dua provinsi memiliki saham di BRK Syariah.

Menanggapi hal itu, Komisaris Utama BRK Syariah Syahrial Abdi mengharapkan pada HUT ke-57 ini BRK Syariah bisa tumbuh lebih baik lagi. Terutama dalam hal penerapan good coorporate government, tata kelola dan juga unggul di dalam bisnisnya, terutama ekonomi keuangan syariah.

“Kemudian juga lebih mampu mengkonsolidasikan semua ekosistem ekonomi keuangan syariah di Riau dan Kepri. Karena di dua provinsi ini punya potensi yang besar untuk pengembangan ekonomi syariah,” katanya.

Dengan masa transisi dari bank konvensional menjadi bank syariah yang sudah akan mencapai satu tahun pada Agustus mendatang, Syahrial menyebut, perkembangan dan kinerja BRK Syariah cukup bagus. “Masyarakat tetap percaya bahwa BRK Syariah mampu untuk menjalankan fungsi bank. Sampai saat ini juga masih bagus pertumbuhannya,” ujarnya.

Ia mengakui, kedepannya tantangan secara global pasti lebih banyak. Seperti perekonomian dunia, nasional dan regional, tentunya akan tetap diperhitungkan, karena tahun 2023 dan 2024 merupakan tantangan berat secara ekonomi.

“Mudah-mudahan secara fundamental BRK Syariah lebih kuat dan bisa lebih mencermati hal-hal yang bisa dilakukan secara bisnis, tapi tidak berpengaruh signifikan dengan penurunan ekonomi dunia,” harapnya.

Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berpesan, sebagai bank kebanggaan masyarakat Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, BRK Syariah diharapkan bisa lebih eksis dan juga semakin banyak membantu masyarakat, terutama dalam rangka meningkatkan perekonomian di daerah.

“Sebagai bank kebanggaan masyarakat Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, kami harapkan BRK Syariah bisa makin eksis membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian,” harapnya.

Terkait program syariah, Gubri Syamsuar mengatakan, BRK Syariah juga terus menjalankan program-program syariah. Program tersebut diharapkan dapat menopang ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan, melalui berbagai usaha kredit kerakyatan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Terbaru, BRK Syariah mendukung kegiatan Halal Fair, dimana Riau terpilih bersama tujuh provinsi lainnya di Indonesia untuk melakukan Halal Fair 2023.

“Jadi saat ini sudah mulai nampak kemajuan dari perekonomian syariah di Riau. Ini tentunya tidak terlepas dari adanya konversi BRK Syariah,” ucapnya.***

Kategori : Umum, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id