Buku Pertama Karya Bunda Literasi Riau Diluncurkan, Ini Pesan Gubernur Syamsuar

Rabu, 22 Februari 2023 20:51 WIB
Advertorial
buku-pertama-karya-bunda-literasi-riau-diluncurkan-ini-pesan-gubernur-syamsuarGubri Syamsuar menghadiri peluncuran buku pertama dari Bunda Literasi Provinsi Riau, Hj Misnarni Syamsuar, Rabu (22/2/2023). (F-IST)

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Peluncuran buku pertama dari Bunda Literasi Provinsi Riau, Hj Misnarni Syamsuar, secara resmi telah dilakukan di Ballroom Dang Merdu Lantai IV, Menara Dang Merdu BRK Syariah, Pekanbaru, Rabu (22/2/2023).

Buku berjudul “Sita Belajar Menjahit” memiliki 24 halaman yang ditulis langsung oleh Hj Misnarni Syamsuar. Buku ini menceritakan kisah nyata penulis dengan cucunya bernama Sita yang memiliki hobi dan bakat berkreasi, salah satunya menjahit.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar yang menghadiri langsung acara peluncuran buku ini mengatakan, bahwa menulis merupakan salah satu cara memberi ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus merupakan amal ibadah kepada Allah SWT yang pahalanya akan terus mengalir.

“Dalam agama Islam ada tiga amal yang pahalanya terus mengalir, sampai mati pun tetap bisa kita terima. Pertama, doa anak yang soleh, yang kedua, sedekah jariah, ketiga, memberikan ilmu yang bermanfaat. Semoga Bunda Literasi yang juga istriku ini bisa memberi ilmu yang bermanfaat,” katanya.

Selanjutnya, Gubri Syamsuar berharap adanya buku ini dapat menarik minat baca bagi generasi muda. Di Cina misalnya, ada upaya bagaimana mengajak masyarakat gemar membaca, tentu diajarkan sejak usia dini.

“Kita juga harus mulai mengajar anak membaca mesti dari usia dini, sehingga nanti kalau sudah besar dia menjadi kutu buku,” harap Syamsuar.

Kemudian, orang nomor satu di Provinsi Riau ini mengajak agar setiap orang mau memberi dan berbagi keahlian serta keterampilannya. Seperti yang tertuang dalam cerita buku ini dapat menjadikan inspirasi bagi anak yang ingin belajar menjahit.

“Melalui kesempatan ini kami bersama Bunda Literasi mengharapkan, dengan adanya buku ini masih banyak bunda literasi lain baik dari kabupaten/kota maupun juga kecamatan dan desa. Harapan kami, ini sebagai motivasi untuk kita semua, kalau kita ingin berbuat, kalau kita ingin memberikan ilmu bermanfaat inilah kesempatan nikmat umur yang diberikan kepada kita,” ulasnya.

Sementara, Bunda Literasi Riau Hj Misnarni Syamsuar mengungkapkan bahwa buku ini merupakan suatu cerita tentang bagaimana dia mengajarkan cucunya untuk belajar menjahit. Buku tersebut merupakan ringkasan dari tulisannya yang bertujuan untuk membangkitkan anak-anak berminat membaca.

“Sebenarnya panjang yang saya tulis ini, tapi karena buku ini hanya bagi anak-anak untuk belajar membaca bukan untuk mengenai cerita. Jadi kalau menurut saya cerita saya itu tidak cukup hanya satu buku, ini bukunya banyak dipotong-potong,” katanya.

Misnarni Syamsuar yang juga menjadi Ketua TP PKK Provinsi Riau ini menjelaskan, buku ‘Sita Belajar Menjahit’ ditulisnya karena melihat keresahan yang ada pada zaman sekarang. Menurutnya, saat ini banyak sekali anak-anak muda lebih kecanduan menggunakan gawai ketimbang membaca buku. Sehingga langkahnya tersebut merupakan cara untuk membakitkan anak agar gemar membaca.

“Jadi kami lihat situasi dan kondisi kehidupan kita saat ini dimana anak-anak muda kita lebih Tergantung sekarang ini pada hp karena semua hal apapun semuanya ada di HP. Itu jadi saya tergerak untuk membukukan tentang keahlian yang saya punya, untuk dapat bermanfaat bagi anak cucu kita mendatang,” jelasnya.

Untuk diketahui, buku yang berisi 24 halaman tersebut diterbitkan oleh PT Erlangga dengan Tim Editor Putri Fitrisia dan Widrati Hapsari, Ilustrasi, Melyana Dewi, Desain dan Layout Edith.*** (Adv)

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id