Berkaitan Soal LGBT, LAMR Keluarkan Warkah Petuah Amanah, Begini Isinya!
![]() |
Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf. (F-IST) |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com – Majelis Kerapatan Adat (MKA) dan Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mengeluarkan Warkah Petuah Amanah terkait tentang Lesbian, Gay, Bisexsual, dan Transgender (LGBT), yang akan disampaikan kepada masyarakat Riau.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua MKA LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf, Jumat (20/1/2023). Ia mengatakan bahwa Warkah Petuah Amanah yang dikeluarkan itu sudah melalui perbincangan yang mendalam melalui musyawarah dan mufakat, mendengar segala petuah dan nasehat, serta menyimak saran dan pendapat. “Perilaku LGBT ini sangat berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Makanya, kita dari LAMR membuat Warkah Petuah Amanah untuk mengatasi perkembangan perilaku menyimpang yang dilarang agama tersebut,” ucap Datuk Seri Raja Marjohan melalui rilis yang diterima potretnews.com.Berdasarkan warkah yang ditandatangani di Pekanbaru, tanggal 20 Januari 2023, terdapat 5 poin Petuah Amanah disampaikan LAMR Provinsi Riau, yakni:1. Bahwa LAMR berpandangan, perilaku LGBT merupakan perbuatan yang dilarang dalam ajaran agama, sesuatu yang dimurkai Allah SWT, dan mendekatkan negeri kepada kebinasaan.2. Bahwa di dalam adat yang bersendikan syarak, syarak bersendikan kitabullah, berlaku prinsip, “syarak mengata, adat memakai”. Dan karena perilaku LGBT menyimpang, maka menyimpang pula perilaku itu dalam ketentuan adat dan resam Melayu.
3. Bahwa perilaku LGBT dapat memberikan pengaruh buruk dalam kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda. Maka menjadi suatu kewajiban bagi LAMR membentengi generasi muda dari perbuatan-perbuatan menyimpang. Sesuai dengan yang termaktub dalam Gurindam Duabelas Raja Ali Haji, “kepada anak jangan lalai, agar dapat naik ke atas balai”.
4. Bahwa perilaku LGBT dapat menyebabkan terjadinya penularan penyakit berbahaya, seperti HIV/AIDS.
5. Adanya tuntutan dalam Tunjuk Ajar Melayu, yang memerintahkan untuk menjauhi perkara mudarat, dan menjauhi pekerjaan mudarat, merupakan salah satu tanda Melayu yang beradat.
Wahyu Abdillah

























