Home > Berita > Umum

Upacara Bendera HAB ke-77 di Kemenag Bengkalis: Menjaga Kerukunan Umat Menuju Indonesia Hebat

Upacara Bendera HAB ke-77 di Kemenag Bengkalis: Menjaga Kerukunan Umat Menuju Indonesia Hebat

Kakan Kemenag Bengkalis foto bersama Kepala KUA Kecamatan Bukit Batu yang menerima penghargaan di Hari Amal Bakti ke-77 Kemenag RI tingkat Kabupaten Bengkalis, Senin (09/01/2023).

Senin, 09 Januari 2023 21:48 WIB
JUNAIDI USMAN
BENGKALIS, POTRETNEWS.com – Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Wakil Bupati (Wabup) Bagus Santoso yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara bendera memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-77 Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) tingkat Kabupaten Bengkalis bertempat di Lapangan Tugu Senin (09/01/2023).
Membacakan pidato resmi Menteri Agama Republik Indonesia, Wabup Bagus Santoso mengucapkan bahwa peringatan HAB ke-77 mencanangkan tagline Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat. “Tugas berat mesti ditunaikan oleh seluruh ASN Kementerian Agama. Kerukunan sangat fluktuatif dan dinamis, kerukunan sering menguji kita, lebih-lebih menjelang Pemilu 2024. Sejatinya, kerukunan adalah prasyarat pembangunan nasional. Pembangunan membutuhkan stabilitas, dan stabilitas dapat terwujud bila antar masyarakat rukun dan damai,” tuturnya.

Wabup melanjutkan, di tahun politik ini, potensi terjadi ketidakrukunan pada masyarakat akibat pilihan politik yang berbeda, tetap saja ada. Politisasi agama semakin sering dilakukan untuk meraih efek elektoral. Politisasi tempat ibadah sebagai ajang kampanye sudah mulai terjadi.

“Penggunaan politik identitas menjelang Pemilu (Pemilihan Umum) harus diantisipasi agar kerukunan umat tidak ternodai. Kita semua mesti belajar pada apa yang terjadi saat pesta demokrasi sebelumnya, di mana masyarakat terbelah yang hingga kini masih bisa dirasakan, terutama di media sosial,” sebutnya.

Keluarga besar Kemenag, lanjut H Bagus Santoso, bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat harus terdepan dalam membina dan membangun suasana rukun dan damai, agar perjalanan dan tahapan Pemilu dapat dinikmati sebagai pesta demokrasi dalam pengertian yang sesungguhnya. Untuk itu, semangat merawat kerukunan umat harus terus digelorakan seluruh ASN Kementerian Agama.

“Saya minta, tidak ada ASN Kementerian Agama yang partisan, apalagi ikut melakukan provokasi di tengah keragaman pilihan. ASN Kementerian Agama harus menjadi simpul kerukunan dan persaudaraan. Dan yakinlah bahwa Kerukunan Umat akan mengantarkan pada Indonesia Hebat. Melalui peringatan HAB ke-77 ini juga, mari kita jadikan momentum untuk meningkatkan soliditas organisasi. Kita harus berada dalam satu barisan yang kuat, kokoh dan terorganisir untuk Kementerian Agama yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkalis Drs H Khaidir di waktu terpisah mengatakan, kegiatan Hari Amal Bakti Ke-77 Kemenag tingkat Kabupaten Bengkalis dilaksanakan dalam upaya mewujudkan satu cita-cita besar Kemenag, selaku kementerian yang mengayomi umat beragama. Sehingga seluruh jajaran Kemenag berupaya semaksimal mungkin agar perwujudan kerukunan umat beragama di kabupaten ini terwujud dengan satu harapan dan satu pembuktian, bahwa kekuatan agama itu adalah kekuatan spiritual atau kekuatan pokok. Bahwa agama itu adalah peneduh dan pelindung.

Dikatakannya, seluruh komponen yang ada di Kabupaten Bengkalis harus bersatu. Semua harus berperan, mulai dari masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah melalui kebijakan Pemkab Bengkalis dalam hal ini Bupati Bengkalis Kasmarni dan Wabup H Bagus Santoso. Ditambah lagi OPD terkait dan jajaran Forkopimda, agar secara menyeluruh melakukan kegiatan bersama seperti yang selalu dilakukan setiap adanya hari-hari besar di Kemenag RI.

“Untuk memupuk, menjadikan kita sebagai masyarakat yang rukun dalam konteks agama, kita harus memandang secara universal peran masyarakat sesuai dengan kompetensi dan kekuatan pemerintah daerah serta Kementerian Agama. Insya Allah, kedepannya kita akan rancang lebih daripada apa yang kita lihat hari ini. Mungkin kita akan melakukan semacam Pawai Budaya Agama, dimana mengkolaborasikan cerminan dari layanan Kementerian Agama itu agar tersentuh kepada seluruh umat beragama,” ulasnya.

Hal ini perlu dilakukan sebagai kekuatan agar terciptanya satu sikap masyarakat yang bertoleransi, bisa hidup berdampingan, dan dapat saling harga menghargai serta menghormati agar pembangunan fisik maupun mental yang diinginkan pemerintah dapat berjalan dengan baik sebagai kebutuhan masyarakat dalam pelayanan Kemenag Kabupaten Bengkalis.

Di sisi lain, Ketua Umum MKA LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri H Zainuddin Yusuf yang ikut dalam upacara, berharap kepada Kemenag Bengkalis dapat bekerja optimal di masa-masa yang akan untuk menjaga kerukunan antar umat beragam. “Kita berharap, di tahun yang akan datang dapat ditingkatkan lagi sebagaimana mestinya,” ucap Datuk Seri Zainuddin, yang juga merupakan seorang saksi sejarah upacara Pengibaran Bendera Merah Putih pertama kali pada 17 Oktober 1945, saat bertugas sebagai anggota pasukan penyanyi lagu Indonesia Raya.***

Kategori : Umum, Bengkalis
wwwwww