”Siapkan Payung sebelum Hujan”, Panitia Munas XI KAHMI Minta Pendampingan BPKP Cara Kelola Dana Hibah Pemda
![]() |
Panitia Munas XI KAHMI setelah audiensi dengan Kepala Perwakilan BPKP Sulteng, Evenri Sihombing (batik di tengah. (F-IST) |
PALU, POTRETNEWS.com — Panitia Musyawarah Nasional (Munas) XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) , melakukan audiensi dengan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Tengah, Evenri Sihombing, untuk meminta pendampingan pengelolaan dan pengawasan keuangan yang menggunakan dana pemerintah daerah.
”Ini langkah maju. KAHMI Sulteng menjadi contoh bagi lembaga lain yang mendapatkan dana hibah dari pemerintah daerah. Sebelum dananya cair, KAHMI Sulteng sudah datang berkonsultasi dan meminta pendampingan,” kata Kepala Perwakilan BPKP Sulteng, Evenri Sihombing saat menerima kunjungan Panitia Munas XI KAHMI di ruang kerjanya, Rabu (7/9/2022).Menurut Evenri Sihombing, selama lebih 20 tahun bertugas di BPKP, baru kali ini ada lembaga yang datang bertemu langsung, untuk meminta saran dan masukan mengenai akuntabilitas pengelolaan keuangan yang menggunakan dana hibah dari pemerintah daerah.”Seharusnya memang begini. Jadi kami bisa beri masukan yang baik untuk menghindari adanya masalah laporan keuangan. Ibarat penyakit, jangan seperti penyakit yang sudah stadium empat, baru datang. Itu sudah sangat sulit disembuhkan. Sulit diatasi. Syukurlah, sejak sekarang KAHMI sudah datang,” tegas Evenri.Dia mengatakan, masalah yang sering kali terjadi dalam pengelolaan dana pemda, pada laporan akhirnya. Banyak penggunaan dana yang tidak tercatat dan terdokumentasi dengan baik, adanya penggelembungan anggaran dan menganggap remeh bukti pengeluaran dana.Wahyu Abdillah

























