Teriakan ”Ayah” dan Tangis Histeris Anak-Anak Balita Warnai Penyambutan Kepulangan Pasukan Penjaga Perdamaian TNI AL dari Lebanon
![]() |
SURABAYA, POTRETNEWS.com — Suasana haru terlihat saat anggota keluarga prajurit Maritime Task Force 28-M TNI AL menyambut kepulangan 119 personel itu di Dermada Madura Tengah, Komando Armada II, Ujung, Surabaya, Sabtu, 3 September 2022.
Anak dan istri prajurit yang dikumpulkan di bawah tenda seolah tak sabar ketika melihat KRI Sultan Iskandar Muda-367 dari Libanon merapat di dermaga pada pukul 08.00. Teriakan “ayah” dan tangis histeris anak-anak balita bersahut-sahutan.Meski demikian mereka tak bisa segera mendekat. Sebab, masih ada acara seremonial penyambutan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono dan sejumlah komandan pasukan TNI AL. Baru setelah seremonial selesai, mereka diperbolehkan mendekat. ”Buka semua masker kalian, agar anak istrimu tidak lupa wajahmu,” kata Yudo Margono pada para prajurit Maritime Task Force 28-M.Seketika itu pula istri-istri prajurit yang mengenakan seragam Jalasenastri serba-biru itu berlari menyongsong suaminya masing-masing. Mereka berpelukan sambil sesekali menyeka air mata. Uniknya, ada beberapa balita yang ketakutan saat digendong ayahnya. Kapten Aditya Bagus Umboro salah satunya. Anak keduanya, Rubina, justru meronta-ronta ketika dibopong.Ayah Kapten Aditya, Eko Heri, yang turut menjemput kepulangan anaknya, berujar bahwa Rubina belum pernah melihat wajah bapaknya. “Ketika Aditya berangkat ke Libanon 1,5 tahun lalu, Rubina belum lahir,” tutur lelaki 62 tahun yang datang dari Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah itu, seperti dilansir tempo.co.Wahyu Abdillah

























