Home > Berita > Umum

Dipilih secara Acak oleh Kemendikbud Ristek, 45 Siswa Kelas XI SMKN 3 Bengkalis Ikuti Asesmen

Dipilih secara Acak oleh Kemendikbud Ristek, 45 Siswa Kelas XI SMKN 3 Bengkalis Ikuti Asesmen

Siswa kelas XI SMKN 3 Bengkalis dalam dua ruangan ANBK sesi kedua, Senin (29/8/2022)./F-POTRETNEWS.com/JUNAIDI USMAN

Senin, 29 Agustus 2022 15:26 WIB
Junaidi Usman
BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Sebanyak 45 siswa kelas XI SMKN 3 Bengkalis mengikuti Asesmen Nasional Berbasis komputer (ANBK) pada Senin (29/8/2022). Para peserta itu merupakan hasil pilihan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang dipilih secara random atau acak di sekolah yang terletak di Desa Kelapapaati ini. Mereka merupakan siswa dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) dan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dari 120-an siswa siswa kelas XI.
Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala Sekolah (Kasek) SMKN 3 Bengkalis, Kusno,SPd melalui Wakil Bidang Kesiswaan Winaldi,MPd. "Tujuan pelaksanaan ANBK ini adalah untuk mengukur kemampuan suatu sekolah,” katanya kepada potretnews.com, Senin (29/8/2022).

Ditambahkan Winaldi, ANBK pertama kali pada tahun 2020, tahun ini merupakan tahun ketiga. ”Pelaksanaan ANBK hari ini Alhamdulillah, untuk jaringannya bagus sehingga bisa berjalan dengan lancar. Listriknya juga hidup, jadi tidak ada kendala. Untuk jawaban anak, dia langsung auto koreksi. Setelah anak menjadi, otomatis terkirim dan terkoreksi karena sudah sistem komputerisasi," tambahnya.

Masih kata Winaldi, setelah ANBK ini dilaksanakan yang biasanya merupakan suatu penelitian oleh pemerintah terhadap satu sekolah, jadi mungkin sekolah-sekolah yang kurang bagus bisa saja nanti diberikan tidak lanjut lebih dalam lagi.

”Cuma sampai saat ini kita belum pernah mendapatkan informasi secara jelas tentang hasil asesmen sekolah kita ini dan semua berjalan secara formal seperti biasa. Mengenai materi yang diasesmenkan lebih banyak materi analisis dan survei lingkungan. Misalnya ada soal-soal nomerik, bahasa Indonesia yang terkait dengan literaturasi, ada juga survei lingkungan tentang bagaimana suatu sekolah menjalankan roda pendidikan di sekolahnya. Jadi, kapasitas siswa dalam asesmen ini melihat bagaimana sekolah ini berjalan," terang Winaldi.

Asesmen yang digelar Kemendikbud Ristek ini diikuti secara serentak oleh seluruh siswa SMK se-Indonesia dan berlangsung selama 2 hari hingga Selasa esok (30/0/2022). Per hari dibagi menjadi 2 sesi, pukul 08.00-10.00 WIB dan 10.30-11.30 WIB dengan sistem pengawas silang. 2 pengawas dari SMKN 2 Bengkalis dalam ANBK di SMKN 3 dan 2 pengawas dari SMKN 3 pula dikirim ke SMKN 2 Bengkalis.

”Saya kira ANBK ini sangat bagus sekali karena ini suatu kesempatan bagi pemerintah untuk mengukur tingkat kemampuan suatu sekolah melalui siswa apalagi peserta ANBK-nya ditentukan sendiri oleh pemerintah pusat (Kemendikbud Ristek) sehingga sekolah tidak dapat mengatur. Kalau diberikan wewenang kepada pihak sekolah untuk peserta ANDK tadi tentu mungkin sekolah akan memilih siswa-siswa yang dikondisikan yang bisa saja hasilnya tidak objektif. Karena ini peserta ANBK-nya dipilih secara random, mudah-mudahan hasilnya juga dapat menggambarkan sekolahnya sebagaimana yang diharapkan oleh pemerintah itu sendiri," ungkap Winaldi di akhir wawancara. ***

Kategori : Umum, Bengkalis
wwwwww