Home > Berita > Umum

Bengkalis Jadi Titik Awal Peringatan HPI ke-10 di Riau

Rabu, 27 Juli 2022 21:29 WIB
Junaidi Usman
BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Gairah bersastra membaca puisi semakin menyebar di masyarakat Bengkalis. Ini dibuktikan dengan tampilnya beberapa orang tokoh maupun pejabat di kabupaten yang berjuluk Negeri Junjungan ini membacakan puisi pada Hari Puisi ke-10 tahun 2022 yang digelar Rumah Sunting Pekanbaru bekerja sama dengan Rumah Sastra Bengkalis (RSB), DMDI Kabupaten Bengkalis dan KONI Kabupaten Bengkalis.
Acara dengan nama Raun-Raun Hari Puisi ke-10 ini digelar di Srikandi Caffe & Resto, Jalan Baru Wonosari pada Selasa, 26 Juli 2022 malam.

Jika Muhammad Syafik yang memang seorang sastrawan muda Bengkalis dengan beberapa prestasi yang diraih mengawali sebuah puisi karyanya sendiri lalu menyusul SPN Musrial Mustafa dengan puisi Kera Lampau.

Begitu pula, Darma Firdaus penggagas RSB serta Marzuli Ridwan al-bantany sang ketua. Kemudian berlanjut sastrawan Indonesia Musa Ismail membawakan puisi Aku karya Chairil Anwar yang telah seabad usianya jika masih ada. Kepala SDN 16 Bengkalis, sastrawan Sumarni, sastrawan Mohd Nasir tak ketinggalan juga ikut menampilkan puisi karyanya sendiri.

Semua nama-nama di atas memanglah sastrawan maupun penyair. Jika Ketua LAMR Datuk Seri H Sofyan Said, Ketua NU Kecamatan Bengkalis H Muhammad Sidik serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM H Alfakhrurrazy yang hadir mewakili Bupati Kasmarni membacakan puisi di depan khalayak ramai adalah hal langka dan jarang terjadi. Bait-bait puisi tulisan Darma Firdaus pemilik cafe tempat acara mulai membuka catatan baru, bahwa pejabat pun mampu mencerna, meluahkan lewat kata akan gundah gulana seorang insan kesepian dalam carut marut dunia.

Tepat pukul 21.24 WIB Staf Ahli H Alfakhrurrazy atas nama Bupati Bengkalis membuka acara yang juga akan digelar di 10 kabupaten/ kota se-Provinsi Riau dan Bengkalis adalah titik awal serta Kota Pekanbaru tempat puncak acaranya.

"Kegiatan ini salah satu langkah awal untuk menjadikan kegiatan puisi sebagai ekstra kulikuler di semua lapisan baik tingkat SD, SMP dan SMA sehingga dapat terwujudnya semangat mencintai sastra dan budaya bangsa Indonesia sendiri," jelasnya.

Mengunsung tema "From Indonesia To The World" yang artinya menggambarkan sebuah global bagi indonesia untuk memberikan sesuatu yang terbaik dan bermanfaat bagi dunia.

"Hal ini menjadi acuan bagi para peserta, para penulis, sastrawan, penyair maupun pegiat-pegiat budaya lainnya yang ada di Bengkalis untuk terus memotivasi dan sekaligus melestarikan segala sastra dan seni budaya di negeri ini, sehingga dapat dikenalkan hingga nasional dan internasional," ucao dia.

Dalam materinya, Ketua Penyair Perempuan Indonesia (PPI) Kunni Masrohanti mengatakan puisi lahir dari relung-relung yang sunyi dan tempat-tempat yang sunyi.

Tampak hadir Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bengkalis H Hambali, Camat Bantan diwakili Sekcam Riski Afriandy dan para undangan lainnya. ***

Kategori : Umum, Bengkalis
wwwwww