Home > Berita > Umum

Kolaborasi FIA Unilak-PHR Usulkan Proklim Terbanyak se-Indonesia

Kolaborasi FIA Unilak-PHR Usulkan Proklim Terbanyak se-Indonesia
Senin, 06 Juni 2022 15:23 WIB
Abdul Roni
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Kolaborasi kerja di tingkat tapak untuk pengendalian perubahan iklim dilaksanakan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning (FIA Unilak) bekerja sama dengan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Konsep pentahelix menjadi metode yang digunakan untuk mewujudkan Program Kampung Iklim atau Proklim dari Provinsi Riau tahun 2022.
”Alhamdulillah enam lokasi di Riau telah kita daftarkan pada Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (SRN PPI KLHK) dan Spectrum. Ini menjadi inventarisasi Proklim terbanyak se-Indonesia, dari usulan akademisi setingkat fakultas,'' ungkap Dekan FIA Unilak, Alexander Yandra, Ahad (5/6/2022) saat perayaan Hari Lingkungan Hidup sedunia, di Pekanbaru.

Hadir dalam kegiatan ini Tenaga Ahli Menteri LHK Afni Zulkifli beserta Kepala UPT KLHK wilayah Riau, Komisaris Independen PHR Reinhard Parapat, Kepala Urusan Administrasi dan Keuangan SKK Migas Sumbagut Supriyono, Rektor Universitas Lancang Kuning Junaidi, Manajemen PHR WK Rokan, Aparat pemerintah dan tokoh masyarakat setempat. Dalam kegiatan peringatan HLH ini juga dilakukan kegiatan penanaman bibit pohon, pelepasan bibit ikan dan penyerahan bantuan pendukung kegiatan Proklim.

Inventarisasi data di enam lokasi melibatkan lebih dari 80 enumerator terdiri dari unsur Dosen dan Mahasiswa FIA Unilak, dibantu unsur penggiat lingkungan (NGO), Pemerintah Desa/Lurah/Kampung, kalangan media, dan masyarakat.

Adapun enam lokasi yang diusulkan FIA Unilak bekerja sama dengan PHR yakni; RW 007 Desa Koto Masjid, XIII Koto Kampar (Kampung Patin) dan RW 06 Kampung Kayu Ara Permai, Sungai Apit, Siak (Pesisir Mangrove).

Selain itu ada empat lokasi lainnya di Kota Pekanbaru yakni RW 12 dan RW 13 Kelurahan Umbansari Kecamatan Rumbai; RW 04 Kelurahan Binawidya kecamatan Binawidya; dan Pondok Pesantren Ibnu Al-Mubarok RW 003 Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai Barat. Data yang diinventarisir meliputi aksi mitigasi, adaptasi dan kelembagaan pada lokasi terendah setingkat RW dan paling tinggi setingkat kelurahan.

”Terima kasih atas kerja keras seluruh elemen bangsa, kelompok komunitas, aktivis, dunia usaha, para tokoh perempuan, generasi muda, green leaders, akademisi, jurnalis dan juga jajaran birokrasi lapangan atas capaian lingkungan selama ini. Lingkungan yang sehat membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak secara konstruktif,'' pesan Menteri LHK Siti Nurbaya dalam sambutannya yang dibacakan Tenaga Ahli Menteri pada acara yang sama.

Sementara itu Komisaris Independen PHR Reinhard Parapat mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini selaras dengan Presidensi Indonesia dalam G20 tahun 2022, khususnya isu transisi energi berkelanjutan, dan penting untuk ditindaklanjuti secara global dengan aksi nyata.

”Apresiasi yang tinggi atas keterlibatan seluruh pihak, kerjasama ini tidak cukup sampai disini, perlu terus dilakukan untuk perubahan iklim yang lebih baik. Karena luar biasa Universitas dan Fakultas masih mau dan ada kepedulian pada lingkungan, kami dari PHR mendukung peningkatan kerjasama untuk perubahan iklim dan kesejahteraan masyarakat,'' katanya.

Selain mendukung kegiatan Proklim, PHR juga mendukung program Bank Sampah, Konservasi Gajah, dan Konservasi Lahan Gambut. PHR juga turut mensukseskan delapan inisiatif strategis untuk ketersediaan Energi Terbarukan (EBT).

Sebagaimana diketahui inventarisasi data Proklim FIA Unilak bekerjasama dengan PHR juga menjadi bagian dari tindaklanjut Perjanjian Kerjasama (PKS) antara FIA Unilak dengan KLHK tahun 2021, yang saat itu langsung disaksikan oleh Menteri LHK, Wamen LHK dan beberapa Kepala Daerah se-Riau.

FIA Unilak secara konsisten juga telah merevisi kurikulum dan Visi Misi Fakultas, hingga pada pelibatan segenap civitas akademik mahasiswa dan Dosen dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan agenda perubahan iklim. ***

Kategori : Umum, Riau
wwwwww