Perkebunan Sawit Milik Pemda Diduga Jadi ”Mesin” Korupsi, Plt Bupati Kuansing Diharapkan Berani Audit Dinas Terkait
![]() |
TELUK KUANTAN, POTRETNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dibawah kepemimpinan Suhardiman Amby selaku Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kuansing diminta untuk melakukan audit terkait keberadaan dan status perkebunan sawit seluas 500 hektar yang terletak di desa Perhentian Sungkai Kecamatan Pucuk Rantau.
Permintaan tersebut datang dari Syaifullah Afrianto, mantan wakil ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi Periode 2004-2009.Diceritakan Saifullah Afrianto bahwa pada tahun 2001 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing mengusulkan anggaran pembuatan kebun milik pemerintah daerah seluas 1000 hektar, dengan tujuan agar Pemkab Kuansing memiliki aset daerah yang diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemkab Kuansing pada saat itu kemudian mengajukan pembebasan lahan ke kementerian kehutanan. "Tahun 2001 pemerintah daerah (Pemda) Kuansing mengusulkan anggaran pembuatan kebun pemda seluas 1000 ha, dengan tujuan agar adanya PAD andalan pemda Kuansing. Tentunya pada saat itu lahan tersebut barada di kawasan Hutan lindung, namun setelah di urus ke kementerian kehutanan untuk pembebasan lahan maka lahan tersebut menjadi aset pemerintah daerah, dan pada tahun 2002 DPRD Kuansing menyetujui anggaran untuk membuat perkebunan seluas 500 ha," ujar Saifullah Afrianto saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Kamis (14/04/2022).
























