Sebanyak 100.048 Keluarga di Pekanbaru Berisiko Timbulkan Keturunan Stunting
![]() |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru menyatakan sebanyak 100.048 keluarga di Kota Pekanbaru berisiko timbulkan keturunan stunting atau kurangnya asupan gizi, jika salah dan tidak faham dalam merawat bayi yang dilahirkan.
"Ini data hasil pengamatan keluarga yang dilakukan oleh Disdalduk KB Kota Pekanbaru tahun 2021," kata Kepala Disdalduk KB Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, di Pekanbaru, Rabu (16/3/2022).Amin menjelaskan, untuk keluarga yang memiliki risiko stunting pihaknya saat ini sudah mulai melakukan penanggulangan. "Seperti kami lakukan pendampingan mulai dari masa sebagai calon pengantin, hamil, pasca melahirkan hingga anak berusia 0-2 tahun," ujar Amin, melansir ANTARA Riau.Dikatakan Amin, meski mereka berisiko stunting, namun bila dicegah dari dini melalui pendampingan bisa jadi setelah bertambah usia, tidak lagi stunting.Amin menyebut untuk kasus stunting sendiri di Kota Pekanbaru saat ini berjumlah 333 kasus. Jumlah ini tersebar di 15 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.pendampingan bayi dari 0 tahun hingga seterusnya. "Pendampingan itu bukan hanya
oleh dinas saja, tetapi dibantu oleh 918 orang yang menjadi tim pendamping keluarga (TPK). Jumlah itu terbagi dalam 327 tim," pungkasnya.***Editor:
Akham Sophian

























