Pembalakan Liar Menggila, dari 45 Hektare Kawasan Hutan Lindung di Kuansing, DLHK Hanya Mampu Selamatkan 12 Hektare

Pembalakan Liar Menggila, dari 45 Hektare Kawasan Hutan Lindung di Kuansing, DLHK Hanya Mampu Selamatkan 12 Hektare

Kepala DLHK Riau, Makmun Murod.

Senin, 07 Maret 2022 19:37 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Menggilanya aksi pembalakan liar di kawasan hutan lindung diakui oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau, Makmun Murod. Ia mengatakan dari 45 hektare kawasan hutan lindung yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), hanya ada 12 hektare yang bisa diselamatkan pihak DLHK Riau.
"Para pembabat liar merajalela merambah hutan lindung dengan menggunakan alat berat yang ada di Kuansing. Kami bersama jajaran penegak hukum membentuk tim terpadu untuk melindungi hutan tersebut," ujar Makmun Murod saat ditemui di Pekanbaru, Senin (7/3/2022), melansir ANTARA Riau.

Makmun Murod juga mengaku sudah banyak upaya yang pihaknya lakukan, salah satunya mengusir pelaku illegal logging.

"Kami tangkap dan menyita seluruh kayu, serta mengamankan kilang-kilang ilegal, dan menemukan dua alat berat dimana excavator berhasil kita bawa ke kantor. Sementara buldozer tidak bisa hidup, dan mati di tengah hutan serta rusak berat, sehingga tidak memungkinkan dibawa ke kantor. Ternyata ada onderdil buldozer diambil oleh pembabat hutan sehingga mesinnya mati," kilahnya.

"Setelah kita tidak di lokasi, onderdil tadi dipasang lagi oleh mereka, dan alat tidak bisa kita temukan sampai sekarang," sambungnya.

Disampaikan Makmun Murod bahwa DLHK tidak akan melakukan kongkalikong atau bernegosiasi dengan pelaku perambahan hutan tersebut.

"Saya beritahu dan tekankan bahwa kami tidak ada bermain di belakang atau melakukan nego. Harapan kami hutan lindung itu ke depannya menjadi hutan yang bisa menghidupkan masyarakat. Kita berupaya bagaimana hutan lindung itu menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat," tutupnya.***

Editor:
Akham Sophian

wwwwww