Home > Berita > Umum

Batu Besar Menyerupai Wajah Manusia di Sungai Musi Hebohkan Warga Empatlawang Sumsel

Batu Besar Menyerupai Wajah Manusia di Sungai Musi Hebohkan Warga Empatlawang Sumsel
Minggu, 19 Desember 2021 08:12 WIB

EMPAT LAWANG, POTRETNEWS.com — Warga Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel) dihebohkan penemuan batu yang menyerupai wajah manusia di Sungai Musi. Lokasi penemuan tepatnya di Desa Ulak Mengkudu, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.

Penemuan batu yang menyerupai wajah manusia itu ditemukan oleh warga yang sedang melakukan pengerjaan normalisasi Sungai Musi. Menggunakan alat berat eksavator batu yang menyerupai wajah manusia itu diangkat ke tepian sungai.

Dengan rasa penasaran warga berduyun-duyun mendatangi Sungai Musi untuk melihat dari dekat dan berfoto di depan batu yang menyerupai dari bahu, leher hingga kepala manusia itu. Batu yang berukuran sekitar dua meter ini belum diketahui dengan pasti apakah fosil, megalit atau terbentuk oleh proses alam.

Si Pahit Lidah, dalam cerita masyarakat Sumsel adalah tokoh sakti dan ucapannya merupakan kutukan yang pasti terjadi. Karena itu, warga mengaitkan batu mirip kepala manusia ini dengan legenda Si Pahit Lidah.

"Saya mendapatkan kabar bahwa di Desa Ulak Mengkudu ada penemuan batu yang menyerupai wajah manusia, kalau menurut saya itu bukan fosil melainkan proses alam. Tapi saya tidak dapat memastikan juga kita serahkan semuanya kepada ahlinya," ujar Camat Tebing Tinggi Sopyan, Kamis (16/12/2021), melansir iNews.id.

Sementara, Pj Kades Ulak Mengkudu Ansori mengungkapkan kemungkinan ada keterkaitannya dengan sejarah Serunting Sakti yang makamnya berseberangan dengan lokasi ditemukannya batu yang menyerupai wajah manusia itu.

"Mungkin ada kaitannya engan Si Pahit Lidah, karena di sebarang sungai ini ada makam keturunan Si Pahit Lidah yang pas berseberangan lokasi penemuan batu ini, dan warga Desa Ulak Mengkudu ini masih sering berziarah ke makam itu," katanya.

Kasi Cagar Budaya pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang Yulianto Hariwibowo menjelaskan pihaknya telah mendatangi lokasi penemuan dan akan melakukan koordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi.

"Kita akan mengundang tim dari Jambi untuk meneliti lebih detil ini batu megalit jenis apa, masanya tahun berapa. Supaya ini lebih jelas dan Insyah Allah ini akan menjadi tambahan cagar budaya yang ada di Kabupaten Empat Lawang," katanya. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Umum
wwwwww