Home > Berita > Umum

Umri dan ISI Padangpanjang Teken MoU Bidang Komunikasi, Film dan Seni

Selasa, 14 Desember 2021 16:40 WIB
Widya Paramitha
umri-dan-isi-padangpanjang-teken-mou-bidang-komunikasi-film-dan-seniSuasana penyerahan cendera mata setelah penandatanganan MoU/F-ISTIMEWA

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) dengan Fakultas Seni Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Sumatera Barat, melakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dalam bidang Komunikasi, Film dan Seni, di Aula Kampus Utama UMRI, Senin (13/12/2021).

Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Wakil Rektor I UMRI, Sri Fitri Retnawati dengan Rektor ISI Padangpanjang Prof.Dr. Novesar Jamarun dengan disaksikan Dekan Fikom UMRI, Jayus dan perwakilan ISI.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum dengan Keynote Speech Rektor ISI, Prof. Dr. H. Novesar Jamarun MS, Narasumber Dr Yusril S.S, M.Sn dan moderator kuliah umum, Fahmi Salsabila dengan tema Tantangan Industri Perfilman dan Seni di Era Digital.

Wakil Rektor I Umri, Sri Fitri Retnawati disela-sela usai melakukan MoU menyampaikan terimakasih kepada ISI Padang Panjang. Ia menyebut, tujuan diadakannya perjanjian kerjasama (MOU) kedua perguruan Tinggi tersebut saling membantu khususnya dalam bidang televisi dan film.

“Semoga apa yang telah kita lakukan ini akan memberikan banyak manfaat bagi kedua kampus. Dan menyukseskan program-program pendidikan di kedua kampus,” katanya.

“Dengan adanya MoU ini, tentu akan semakin memperluas kerjasamanya di berbagai bidang terutama dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” imbuhnya.

Sementara itu, Rektor ISI Padangpanjang Prof.Dr. Novesar Jamarun mengatakan ISI Padangpanjang tidak henti-hentinya melakukan berbagai langkah untuk turut serta menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa dan negara.

“Kami berharap kerjasama ini bisa berlangsung dalam jangka waktu yang panjang baik hubungan antar dosen maupun mahasiswa dari masing-masing Perguruan Tinggi dapat terjalin dengan baik,” ujarnya.

Prof Novesar Jamarun menjelaskan program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka memerlukan mobilitas yang tinggi untuk membentuk kompetensi dan keterampilan mahasiswa. ***

Kategori : Umum, Riau
wwwwww