Eks Pegawai Bank BUMN di Riau Ditangkap saat Makan Siang di Sumut, Diduga Terlibat Komplotan Ganjal ATM

Eks Pegawai Bank BUMN di Riau Ditangkap saat Makan Siang di Sumut, Diduga Terlibat Komplotan Ganjal ATM
Selasa, 16 November 2021 11:05 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Polres Bengkalis di Provinsi Riau menangkap tiga orang komplotan pengganjal kartu ATM. Ketiga pelaku berinisial AG (34), SS (35) dan PA (45). Ketiganya penjahat ini berasal dari Sumatera Utara (Sumut).

"Ketiga pelaku ditangkap sedang makan siang disalah satu rumah makan di Sumut pada Minggu (7/11/2021), sekitar pukul 12.30 WIB," ujar Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (16/11/2021).

Ia mengungkapkan, modus para pelaku yakni membuat pengganjal kartu ATM dengan menggunakan tusuk gigi. Kemudian mereka menunggu mangsanya. Apabila ada warga yang menarik uang dan kartu ATM tersangkut, maka pelaku datang berpura-pura menolong korban.

"Sambil menolong, korban tidak sadar jika kartu ATM miliknya sudah diganti oleh pelaku dengan kartu ATM yang saldonya kosong. Selain itu, pelaku mencari tahu nomor pin ATM korban saat berpura-pura menolong. Setelah mendapatkan kartu ATM korban yang asli beserta pin, para pelaku pergi meninggalkan lokasi," kata Hendra.

Kronologi aksi komplotan pengganjal ATM

Aksi ketiga pelaku terbongkar setelah melakukan aksi pada, Senin (25/10/2021), sekitar pukul 16.00 WIB, melansir Kompas.com.

Saat itu, korban bernama Sri Wahyuni hendak mengambil uang di ATM di SPBU Jalan Duri XIII Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Namun, kartu ATM korban tersangkut. Pelaku datang dengan berpura-pura menolong. Korban tak menyadari jika kartu ATM-nya sudah ditukar pelaku dan berhasil mendapatkan nomor pin.

Korban kemudian pulang dan mengadu ke orangtuanya bahwa kartu ATM tak bisa digunakan. Karena penasaran, orangtua korban mengecek saldo dari aplikasi di handphone ternyata salso ATM kosong dan bukan ATM miliknya.

"Korban ini mengalami kerugian Rp 35 juta, dan korban langsung melaporkannya ke pihak kepolisian," sebut Hendra.

Berdasarkan laporan korban di Polsek Mandau, petugas melakukan penyelidikan. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Hukrim, Bengkalis
wwwwww