Adhi Karya Terima Pembiayaan Akhir Senilai Rp420 Miliar untuk Preservasi Jalintim Riau
![]() |
Jalan lintas timur Sumatera. (Foto: Antara) |
JAKARTA, POTRETNEWS.com — PT Adhi Karya Tbk (ADHI) melalui anak usahanya PT Adhi Jalintim Riau (AJR) telah menerima pembiayaan akhir atau financial close senilai Rp 420 miliar dari pengadaan proyek kerja sama pemerintah dengan Badan Usaha yariah (KPBU syariah) untuk kegiatan preservasi Jalan Lintas Timur – Jalintim (Jalintim) Sumatera di Provinsi Riau.
Direktur PT Adhi Jalintim Riau Pulung Prahasto menyebut, Jalintim Sumatera merupakan proyek KPBU syariah dengan skema pembayaran availbility payment (AP) pertama yang telah melakukan financial close. Pembangunan ini merupakan proyek jalan nontol ruas Riau dengan skema solicited atau prakarsa pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pemilik proyek. Sedangkan, PT Adhi Karya (Persero) Tbk selaku pemenang tender proyek KPBU Jalintim Riau, mendirikan AJR yang kemudian bertugas sebagai badan usaha pelaksana. "AJR bertanggung jawab melaksanakan proses konstruksi dan pengoperasian atau pemeliharaan jalan dan jembatan untuk pemenuhan layanan kepada pengguna jalan lintas tersebut,” urai Pulung dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (27/10/2021), melansir Beritasatu.com.Di sisi lain, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengapresiasi PT Adhi Karya yang telah dua kali melakukan KPBU secara syariah untuk Jalintim Sumatera. KPBU syariah merupakan alternatif pembiayaan yang dapat digunakan untuk proyek infrastruktur. "Walaupun ini bukan proyek pertama yang melakukan KPBU syariah dengan skema pembayaran AP, tetapi proyek ini merupakan yang pertama yang melakukan financial close," tuturnya.Sebagai informasi, financial close merupakan tahap akhir dari serangkaian proses persiapan proyek sebelum memasuki periode konstruksi. Setelah memperoleh pendanaan, proyek akan memulai proses pembangunan fisik.Akham Sophian

























