Pekerja Perkebunan Sawit Bentrok dengan Sekuriti di Wilayah Kerja PT Padasa Enam Utama di Kampar
![]() |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Ratusan pekerja perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kampar, Riau, bentrok dengan pihak sekuriti perusahaan. Akibatnya ada tujuh pekerja mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Informasi diterima detikcom, bentrokan terjadi pada Selasa (14/9/2021), di wilayah kerja PT Padasa Enam Utama pukul 10.00 WIB. Awalnya, puluhan sekuriti datang dan meminta pekerja meninggalkan mes.
"Ini buntut dari PHK ratusan pekerja oleh perusahaan. Pekerja pernah demo juga dan demo terakhir itu di kantor gubernur," kata kuasa hukum pekerja, Norma Sari Simangunsong, Rabu (15/9/2021), melansir Detik.com.Norma mengatakan total ada 618 pekerja di-PHK oleh perusahaan. Dalam PHK itu, pekerja dijanjikan dapat pesangon hingga uang pindah rumah. Sayangnya, janji pihak perusahaan tidak pernah terealisasi. Pekerja kemudian mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial di Kota Pekanbaru untuk minta keadilan."618 orang di PHK, lalu dibujuk perusahaan untuk kerja lagi. Sisa tinggal 200-an dan itu juga banyak sudah pulang kampung sama cari kerja lain. PKH katanya ada pesangon, tapi tidak ada sama sekali. Katanya ada uang pindah rumah 2-7 juta, itu juga tidak terealisasi," ucap Norma.Akibat tidak ada penyelesaian itulah pihak pekerja mengajukan gugatan ke PHI. Sayang, gugatan belum selesai perusahaan sudah berulang kali memaksa pekerja keluar dari mes.Akham Sophian

























