Dua Dosen Politeknik Bengkalis Turun ke Desa Beri Workshop Teknologi Web

Dua Dosen Politeknik Bengkalis Turun ke Desa Beri Workshop Teknologi Web

Narasumber Kasmawi dan Mansur dosen Polbeng foto bersama peserta workshop, Kamis (12/8/2021).

Jum'at, 13 Agustus 2021 17:10 WIB
Junaidi Usman

BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Pengabdian kepada masyarakat yang rutin dilakukan dosen di Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) kali ini melalui kegiatan "Uji Coba dan Workshop Pemanfaatan Teknologi Web Untuk Penggunaan Buku Induk Siswa Sekolah Dasar Berbasis Online"

Dua orang dosen menjadi naraasumber adalah Mansur,MKom dan Kasmawi,MKom hadir memberikan materi di salah satu ruangan SDN 37 Bengkalis kepada 17 orang peserta yang merupakan guru dan Tata Usaha di SDN 35 Bengkalis Desa Ketam Putih dan SDN 37 Bengkalis di Desa Pematang Duku.

"Setelah kami mengevaluasi bahwa buku induk berbasis IT ini sangat membantu sekali dalam proses pendataan siswa di sekolah sehingga dalam hal ini sekolah akan mudah menemukan siswa yang sudah tamat kalau seandainya terjadi kehilangan ijazah. Jadi sangat membantu dan bagus sekali kalau kita tindaklanjuti sebagai suatu kegiatan atau program yang bermanfaat," kata Kepala SDN 37 Bengkalis, Safari,SPdSD setelah mengikuti workshop.

Diungkapkan Safari, munculnya ide membuat buku induk berbasis IT ini karena selama ini buku induk siswa itu secara manual. "Karena terkadang kita lalai, data siswa di buku induk itu tidak tercatat dengan benar sehingga ada yang hilang. Dengan adanya buku induk siswa berbasis IT ini data siswa tetap tersimpan dengan baik meskipun beberapa tahun kemudian. Kami berkomitmen, di sekolah kami akan tetap melaksanakan dan menggunakan program (aplikasi) ini sebab ianya suatu program yang bagus," kata Safari di akhir wawancara.

Kepala SDN 35 Bengkalis Tilawati,SPdSD dengan adanya workshop ini pula merasa cukup bermanfaat di sekolah yang belum lama dia pimpin. "Data siswa kami nampak simpang siur. Dengan adanya workshop ini kami dapat mengakses data sebaik mungkin. Walaupun sekolah kami di Desa Ketam Putih yang jauh dari Kota Bengkalis, menurut saya data itu harus tetap tersimpan dengan rapi. Dengan penggunaan IT, data bisa disimpan beberapa tahun yang akan datang. Insya Allah, saya sebagai kepala sekolah tetap akan menjalankan pengisian data siswa secara online ini. Saya juga akan meminta kepada guru-guru saya agar bisa menyimpan atau mengerjakan pengisian data secara online menggunakan aplikasi yang diberikan hari ini," harap Tilawati pula.

"Sistem Buku Induk Siswa merupakan salah satu arsip siswa yang mempunyai peranan penting untuk disimpan di setiap sekolah. Sistem ini dibuat untuk mengatasi permasalahan arsip dokumen yang masih disimpan secara manual, menumpuk dan sulit dalam melakukan pencarian data siswa yang dibutuhkan. Untuk itu, sistem ini hadir dengan sentuhan IT Berbasis Web (Online) sebagai solusi dalam membantu pihak sekolah untuk mengelola data, informasi dan menyajikan informasi kepada orang tua/ wali murid secara real-time. Selain itu, sistem ini juga mampu berbagi data antar setiap sekolah dengan catatan setiap sekolah sama-sama menggunakan sistem tersebut," terang Kasmawi yang dulu adalah Wakil Direktur I (Wadir I) di politeknik yang saat ini memiliki lebih 2.000an mahasiswa ini. ***

Kategori : Bengkalis, Umum
wwwwww