Home > Berita > Umum

Mengenal Sejumlah Senjata Khas Riau

Mengenal Sejumlah Senjata Khas Riau

Pedang Jenawi.

Minggu, 20 Juni 2021 11:39 WIB

RIAU, POTRETNEWS.com — Riau adalah provinsi Indonesia yang diimpit oleh Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Jambi. Riau merupakan daerah yang kaya akan budaya karena di duduki oleh enam suku bangsa.

Nurlela Hayari dalam jurnal Gambaran Umum Masyarakat Terasing di Riau (2011), menyebutkan enam suku bangsa tersebut yaitu Suku Sakai, Suku Bonai, Suku Talang Mamak, Suku Akit, Suku Laut, dan Suku Hutan yang tersebar di daerah Kampar, Inderagiri Hulu, dan Inderagiri Hilir.

Keenam suku bangsa tersebut membentuk berbagai macam kebudayaan di tanah Riau. Salah satu jenis kebudayaan Riau seperti dinukil dari kompas.com adalah senjata tradisional seperti:

Pedang Jenawi
Pedang Jenawi adalah senjata tradisional daerah Riau yang bentuknya seperti pedang moor dari Arab. Pedang Jenawi memiliki bilah bermata satu yang ramping sepanjang satu meter dengan ujung yang lancip.

Dilansir dari Direktorat Jendral Kebudayaan Reoublik Indonesia, pedang Jenawi digunakan oleh para panglima dalam peperangan.

Klewang
Jika pedang Jenawi digunakan oleh para panglima perang, maka prajurit mereka akan menggunakan klewang sebagai senjata. Klewang adalah senjata berbentuk golok panjang dengan bilah yang membesar dari pangkal lalu melengkung pada bagian ujung yang lancip.

Klewang selain digunakan dalam peperangan, digunakan juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Riau untuk mengurus kebun.

Tumbuk Lada
Tumbuk lada merupakan senjata tradisional daerah Riau yang berbentuk seperti badik. Bedanya, tumbuk lada leih ramping dan bilahnya melengkung seperti menunduk. Rahmat M dalam bukuMengenal Senjata Tradional (2010), menuliskan bahwa bilah tumbuk lada tidak terlalu panjang yaitu sekitar 27 hingga 29 sentimeter dengan lebar bilah 3,5 hingga 4 sentimeter. Tumbuk lada juga dilengkapi dengan sarung dari kayu yang berukir.

Beladau
Beladau adalah senjata tradisional yang memiliki bentuk mirip dengan belati. Beladau merupakan pisau kecil dengan ukuran sekitar 24 sentimeter dan bilahnya melengkung ke bagian dalam.

Beladau terbuat dari kayu maupun tanduk yang tersambung pada besi berbentuk bulat dari bilah beladau. Pangkal yang bulat tersebut kemudian tersambung ke bilah Beladau yang lebih lebar dan pipih, konstruksi tersebut membuat beladau sulit dicabut saat telah tertancap di badan lawan.

Rentaka
Riau merupakan daerah strategis yang dilalui oleh pelayaran dari seluruh dunia, termasuk China. China masuk ke Riau membawa kebudayaan beserta bubuk mesiu yang digadang sebagai bubuk hitam mematikan pada saat itu. Masuknya mesiu ke Riau mengembangkan senjata tradisional Riau yang baru berbentuk meriam kecil bernama rentaka. Ukuran lebih besar dari rentaka disebut dengan lela. Adapun gabungan antara keduanya disebut dengan lela rentaka.

Adrian B. Lapian dalam bukuOrang Luat Bajak Laut Raja Laut: Sejarah Kawasan Laut Sulawesi Abad XIX (2009) menyebutkan bahwa lela rentaka adalah meriam yang terbuat dari perunggu atau besi dan bisa berputar-putar untuk membidik target.

Pemuras
Selain meriam, senjata trdisional Riau yang tidak kalah dengan senjata api Belanda adalah Pemuras atau Blunderbuss. Pemuras atau blunderbuss merupakan senjata laras pendek berkaliber besar dengan muncung berbentuk moncong yang berkembang.

Masyarakat Riau pandai menggunakan pemuras yang berpeluru timah hitam sebagai senjata dalam melawan penjajahan. Terakol

Terakol atau tarkul adalah senjata khas Riau yang merupakan bentuk lebih kecil dari pemuras. Terakol adalah pistol otomatis khas riau. Terakol menggunakan teknologi wheel lock (pemutar roda untuk memantik ledakan) dan flint lock (pelatuk besi untuk memantik ledakan). ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Umum
wwwwww