Oknum Petugas Puskesmas Teledor, Bayi 1 Tahun Tewas Usai Diberi Obat yang Ternyata Kedaluwarsa

Oknum Petugas Puskesmas Teledor, Bayi 1 Tahun Tewas Usai Diberi Obat yang Ternyata Kedaluwarsa
Sabtu, 15 Mei 2021 21:05 WIB

TANGERANG, POTRETNEWS.com — Warga, terutama ibu-ibu yang berobat ke pusat kesehatan atau membeli obat di apotek, jangan lalai memeriksa kemasan obat, jangan sampai sudah kedaluwarsa. Seorang ibu di Kota Tangerang, Banten bernama Lili Nurindah Sari menceritakan kronologi bayinya kejang-kejang usai meminum obat dari puskesmas.

Lili menjelaskan, kejadian ini berawal saat bayinya yang berumur 1 tahun 2 bulan itu mengalami demam. Bayi kemudian dibawa oleh orang tuanya berobat ke Puskesmas Petir pada Kamis (13/5/2021) malam. Saat pemeriksaan, balita diberikan beberapa obat oleh dokter jaga.

"Dikasih obat minum sama sirup, saya yang namanya orang tua panik ya langsung nurutin apa kata dokter untuk meminumkan obatnya jam 11 malam," ungkap Lili, Jumat (14/5/2021), melansir Tribunnews.com.

Lanjut Lili, tidak berselang lama diberikan Parasetamol, buah hatinya langsung kejang-kejang dan menangis.

"Selepas dikasih obat, anak saya malah kejang-kejang sempat keluar busa di mulutnya, siapa yang enggak panik kalau begitu," ceritanya.

Kemudian, dirinya bersama dengan suami langsung membawa korban ke RS Mulya untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut. Dari situ lah Lili mengetahui kalau obat yang dikonsumsi anaknya sudah kedaluwarsa.

"Saya cek obat yang dikasih puskesmas tidak tahunya sudah jatuh bulan kedaluwarsa. Sekarang anak saya masih dirawat di RS Mulya," ucap Lili.

Hingga saat ini, Lili berharap mendapat penjelasan dari pihak Puskesmas. Sebab, saat ini kondisi anaknya masih memprihatinkan.

"Kami cuma mau dapat penjelasan kenapa obat sudah jatuh bulan expired diberikan ke pasien, saya kecewa berat," tukas Lili.

Sementara, saat dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Petir, Dr Pudi enggan berkomentar banyak.

"Masih di bulan lima. Saran kalau bisa diganti yang expired masih jauh," singkat Pudi.***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Peristiwa
wwwwww