220 Ribu Hektar Hutan Mangrove Rusak di Riau, Sebagian Besar karena Ulah Manusia
![]() |
Objek wisata hutan mangrove yang kini mulai banyak menarik wisatawan/LIPUTAN6.com |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) menyatakan ada 600 ribu hektare hutan mangrove di Indonesia kritis. Provinsi Riau paling banyak di mana saat ini ada sekitar 220 ribu hektare mangrove rusak. Kepala BRGM Hartono Prawiraatmaja mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan 21 ribu hektare restorasi mangrove. Sebagiannya dilakukan sebelum lebaran dan sisanya sesudah hari raya umat Islam itu.
Target restorasi mangrove tersebut tersebar di Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Rokan Hilir dan Pelalawan. Target itu memang kecil dibanding jumlah mangrove kritis di Bumi Lancang Kuning."Kami pilih yang clean dulu, tidak ada permasalahan di situ, ibarat memetik buah mangga, dipilih yang mudah dulu," kata Hartono di Pekanbaru, Jum'at siang, 23 April 2021, melansir liputan6.com.Hartono menjelaskan, restorasi mangrove hampir sama peliknya dengan gambut karena banyak kepentingan dan melibatkan ragam instansi. Apalagi mangrove juga menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat pesisir."Di samping itu anggarannya juga terbatas," ucap Hartono.Akham Sophian

























