Permukiman Warga Tangkerang Utara Pekanbaru Terendam Banjir, Petugas Antar Makanan Buka dan Sahur

Permukiman Warga Tangkerang Utara Pekanbaru Terendam Banjir, Petugas Antar Makanan Buka dan Sahur
Jum'at, 23 April 2021 19:50 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Banjir yang melanda permukiman warga di Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Riau, menjadi perhatian Gubernur Riau Syamsuar. Orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning ini menemui sejumlah korban banjir yang diunsikan ke posko pengungsian, Jumat (23/4/2021), melansir Kompas.com.

Syamsuar datang ke lokasi banjir bersama Danrem 031/WB Brigjen TNI M Syech Ismed. Pada peninjauan tersebut, warga yang rumahnya terendam banjir dengan ketinggian 100 meter, sudah diungsikan ke posko penanganan banjir. Posko didirikan tidak jauh dari banjir dengan kondisi dataran lebih tinggi.

"Masyarakat sudah dievakuasi dari rumahnya yang sedang dalam kondisi terendam banjir," ujar Syamsuar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat.

Namun, menurut dia, masih ada salah satu warga yang enggan diungsikan petugas ke posko.

Warga bertahan di lantai dua rumah Warga tersebut beralasan, lantaran rumahnya yang bertingkat masih bisa menghindari ketinggian air, yang telah menenggelamkan lantai dasar rumahnya. Selain itu, faktor keamanan lantaran rumah ditinggalkan juga menjadi alasan, warga masih bertahan.

Meski begtu, mantan Bupati Siak dua periode ini meminta kepada petugas di posko agar tetap memperhatikan warga yang tetap bertahan. Termasuk masalah buka puasa dan sahur.

"Ada juga warga tak mau, karena rumahnya bertingkat. Jadi, saya ingatkan kepada petugas supaya makanan diantar ke rumahnya, karena mereka juga butuh untuk berbuka dan sahur," ujar Syamsuar.

Normalisasi kali

Sementara itu, salah seorang korban banjir berharap kepada Syamsuar melakukan normalisasi Sungai Sail. Menurut warga, dangkalnya sungai menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayahnya.

Menanggapi hal itu, Syamsuar pun langsung merespons positif atas permintaan warga itu. Ia berjanji akan segera berkomunikasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai.

"Nantinya tidak hanya Sungai Sail dikeruk, melainkan Sungai Batak yang juga terlihat dangkal. Kita harap kedua sungai ini dinormalisasi," ucap Syamsuar. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Pekanbaru, Peristiwa
wwwwww