Hilang Misterius dan Dikira Jadi Korban Begal, Ternyata Epan Pergi dengan Selingkuhan saat Istri Sedang Lahiran

Hilang Misterius dan Dikira Jadi Korban Begal, Ternyata Epan Pergi dengan Selingkuhan saat Istri Sedang Lahiran

Kolase Epan dan selingkuhannya dimarkas polisi.

Jum'at, 02 April 2021 13:30 WIB

PALEMBANG, POTRETNEWS.com — Suami macam apa Epan (30), sudah tinggalkan istri saat sedang lahiran, dia malah belikan ponsel ke selingkuhan pakai nama temannya. Kini, Epan bersama selingkuhannya yakni Melisa (24) sudah dimintai keterangan di Mapolda Sumatera Selatan.

Hal itu karena Epan sudah membuat heboh karena hilang misterius dan dikira jadi korban begal hingga membuat istri sahnya, Sekar (25) lapor polisi. Polisi yang menerima laporan itu kemudian mencari Epan dan menemukan pria yang bekerja sebagai sopir taksi online itu berada di Lampung. Parahnya, Epan di sana berada di rumah orangtua wanita selingkuhannya. Epan berselingkuh dengan Melisa yang merupakan pemandu karaoke. Setelah keduanya diamankan, terungkap kasus lain yang dilakukan Epan.

Hal tersebut disampaikan Asosiasi Driver Online Sumsel. Mereka tentunya kecewa dengan sikap Epan yang rela berbohong dengan melakukan rekayasa terkait dirinya yang pergi dengan selingkuhannya ke Lampung. Ketua Asosiasi Driver Online Sumsel atau ADO Ervin menuturkan, pihaknya selama ini mencari keberadaan dari Epan karena sang istri yang khawatir dengan tidak adanya kabar dari Epan.

Dari laporan itu, pihaknya melakukan pencarian dan juga menemani istri Epan melapor ke Polrestabes Palembang. Akan tetapi, prediksi dari rekan-rekan sesama driver taksi online meleset.

"Kami tidak menyangka, dia bisa membuat rekayasa seperti ini. Kami awalnya menyangka kalau yang bersangkutan ini kena begal," ujar Ervin, Kamis (1/4/2021), melansir Tribunnews.com.

Kasus perselingkuhan yang akhirnya terungkap ini, membuat ADO juga akan melakukan langkah. Secara tidak langsung, perbuatan yang dilakukan Epan sudah merusak nama asosiasi. Selain itu, juga sudah membohongi publik serta istrinya.

Dari itulah, mereka akan mengkaji lagi tentang keanggotaan Epan kedepannya. Hal ini juga, menjadi pelajaran bagi asosiasi bila ada laporan mengenai kehilangan. Mereka akan benar-benar fokus dan menyelidiki apakah memang benar menjadi korban begal atau pergi lantaran ada selingkuhan.

"Dari yang kami selidiki, ternyata yang bersangkutan ini sempat mengambil kredit ponsel. Tetapi, menggunakan nama temannya. Ponsel itu dibelikan untuk selingkuhannya.

Dua kali dia mengambil kreditan ponsel, pertama pakai nama temannya dan kedua pakai nama bibinya. Kedua orang ini tidak tahu, baru tahu setelah dihubungi tempat yang bersangkutan ini mengambil ponsel," pungkasnya.

Serahkan Semua Proses ke Pihak Polisi

Selanjutnya Atas kejadian ini, Sekar menyerahkan semua proses dan kejadian ini kepada pihak kepolisian dan tidak ingin ambil pusing lagi kejadian ini. Maka itu, dia ingin fokus untuk merawat anaknya yang baru lahir dan belum genap berusia 40 hari.

"Kalau maaf itu tidak ada maaf lagi ya, untuk keluarga aku mau fokus untuk mengurus keluarga, terlebih lagi anak aku baru lahir. Kita jalani aja dulu seperti apa, ini juga kita belum tau keterangan dari dia seperti apa," lanjut Sekar dengan mata berkaca-kaca.

Kejadian ini sungguh diluar pemikiran Sekar. Bagaimana tidak dirinya mengatakan selama menjalin hubungan dengan suaminya ini tidak pernah sama sekali menaruh rasa curiga. Selama menjalin rumah tangga bersamanya, Epan tidak pernah berkelakuan aneh dalam menjalin rumah tangga.

"Tidak kenal sama sekali, aku juga tidak tau kalau dia itu berselingkuh, tidak pernah tau sama sekali. Tidak pernah curiga karena selama ini tidak ada keanehan sama sekali.

Benar benar syok lah, tapi ya mau gimana lagi karena sudah terjadi, mau nangis atau gimana lagi untuk apa biarlah polisi yang mengurusnya," kata Sekar. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Hukrim
wwwwww