Istri Hajar Suaminya hingga Babak Belur di Pasar karena Tepergok Berjalan bersama Wanita Selingkuhan
![]() |
Gambar hanya ilustrasi |
POTRETNEWS.com — Istri mana yang tak sakit hati melihat suami tega menduakan cintanya. Siapa saja istri itu, pasti akan melakukan hal-hal yang bisa membalas rasa sakit hatinya. Nasib malang dialami oleh seorang istri, namun akhirnya membuat suaminya kena batunya. Nama suaminya adalah Adnan, menjadi pria yang kurang beruntung. Saat tengah asyik-asyikan dengan wanita selingkuhannya malah kepergok istri di pasar.
Adnan tengah memilih baju untuk pacarnya sampai istrinya, Ayesha melihat perselingkuhan itu. Tanpa banyak basa-basi, Ayesha menyelesaikan masalah rumah tangga itu di tempat umum. Adnan malu bukan kepalang. Dia hampir babak belur dihajar istrinya di depan selingkuhan. Dilansir dari kompas.com, seorang istri memukuli suaminya gara-gara dugaan perselingkuhan.Seorang pria di Uttar Pradesh, India, menjadi bulan-bulanan istri setelah ketahuan membeli baju untuk selingkuhan. Marah oleh pengkhianatan itu, perempuan itu menghajar suaminya saat siang bolong disaksikan orang banyak. Karena mencium gelagat hidupnya dalam bahaya, seorang perempuan dilaporkan langsung kabur dari tempat kejadian.Media lokal Aaj Tak, pasangan yang diketahui bernama Adnan dan Ayesha itu sudah menikah selama setahun terakhir. Ayesha menyatakan, suaminya itu mulai memperlakukannya dengan buruk. Bahkan sering memukuli dia. Dia bahkan menduga Adnan sudah berselingkuh. Jadi pada Senin (15/3/2021), dia membuntuti suaminya yang pergi ke pasar. Di pasar, Ayesha mengungkapkan dia menemukan suaminya tengah bersama perempuan lain tengah membeli pakaian. Ketika suami dan selingkuhan keluar dari membeli baju, Ayesha langsung menyerang dan memukuli Adnan.Dilansir India.com, Selasa (16/3/2021), Kepolisian Nauchandi yang tiba di lokasi kejadian berusaha melerai mereka. Keduanya diminta ke kantor polisi dan Adnan menyebut bahwa Ayesha sudah diceraikan olehnya. Selain itu, dia menuding istri berusaha untuk membunuhnya.bNamun, Adnan tidak bisa memberikan bukti atas klaimnya tersebut.Akham Sophian

























