Antusiasnya Mak-Mak di Pantairaja Kampar Hadiri Rapat soal Tanah yang Kini Bersengketa dengan PTPN V
![]() |
Mak-mak yang hadir dalam rapat terkait sengketa tanah di Desa Pantairaja. |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Gerakan Masyarakat Pantai Raja (Gempar) meggelar rapat lanjutan terkait permasalahan sengketa tanah dengan PT Perkebunan Nusantara V pada Ahad (7/3/2021) di gelanggang olahraga, Desa Pantairaja, Kecamatan Perhentianraja Kabupaten Kampar, Riau. Ada hal menarik yang terlihat dalam rapat ini, yaitu banyaknya peserta dari kalangan mak-mak. Puluhan kaum perempuan yang notabene dari ibu rumah tangga masyarakat desa setempat berbondong–bondong hadir.
Berdasarkan pantauan potretnews.com di lapangan, ternyata antusiasme tersebut dikarenakan pada rapat itu turut hadir perwakilan pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) yaitu Sekretaris LAMR Datuk Tarlaili dan Panglima Punggawa LAMR Datuk Jhon Dasa.Kehadiran LAMR ini di rapat tersebut, ternyata kebanyakan dari warga ini adalah masyarakat adat yang sedang bersengketa dengan pihak PTPN V sejak berpuluh – puluh tahun, tetapi hingga kini tak kunjung selesai.”Mudah–mudahan perjuangan masyarakat adat Pantairaja cepat terselesaikan. Kami dari LAM Riau sudah lama mendengar persoalan ini. Kemarin juga Datuk Abu Garang sudah menyerahkan dokumen ke LAMR,” kata Sekretaris LAM Riau, Datuk Tarlaili di hadapan peserta rapat .Pada kesempatan itu, Datuk Tarlaili menyarankan agar semua pihak bisa mendukung, terkhusus pemerintahan setempat yakni pemerintah desa, dan ninik mamak untuk menyatakan kalau tanah tersebut adalah milik masyarakat.
























