Mengaku belum Ada Ganti Rugi, Puluhan Warga Desa Pengalehan Inhil Datang ke Lahan yang Diduga Diserobot PT Alona
![]() |
PENGALEHAN KRITANG, POTRETNEWS.com — Puluhan warga Desa Pengalehan Kritang Kecamatan Kritang mendatang lokasi perkebunan PT Indrawan Perkasa (PT Alona ) untuk melakukan pengukuran dalam rangka mengetahui secara pasti seberapa luas lahan yang sudah diserobot perusahaan sawit tersebut, Kamis 4 Maret 2020.
Dari pantauan media ini di lapangan kedatangan warga tersebut terdiri dari dua rombongan. Rombongan pertama dengan menggunakan kenderaan roda dua, dan rombongan lainnya menggunakan perahu motor.Usai pengukuran, Sulaiman selaku perwakilan warga Kritang mengatakan ada dua dusun perwakilan warga Desa Pengalehan Kritang yang ikut pada hari ini. Hal ini tindak lanjut dari tidak adanya itikad baik dari perusahaan untuk menyelesaikan sengketa lahan sejak 2009 yang lalu."Sudah sekian lama dan berbagai cara sudah kita tempuh, termasuk mengadu pada Pemda Inhil. nyatanya hingga saat ini lahan masyarakat di dua dusun tersebut belum juga diganti rugi oleh perusahaan," jelasnya.Untuk itu paska pengukuran yang kita lakukan, masyarakat berencana membuat patok pembatas lahan yang mereka tuntut. selain itu, warga juga akan melarang pihak perusahaan memanen buah sawit dilahan sengketa sampai persoalan ganti rugi menemui titik temu.
























