Hati-Hati, Mafia Tanah Sering Beraksi dengan KTP Palsu, Ganti Foto, dan NIK untuk Ubah Sertifikat Milik Orang Lain
![]() |
JAKARTA, POTRETNEWS.com — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil mengatakan, pelaku mafia tanah sering melakukan aksinya dengan KTP palsu berupa KTP non elektronik. Pelaku juga mengganti foto dan nomor NIK.
Akibatnya, BPN tidak bisa melakukan otentikasi terhadap keaslian KTP tersebut. Di sisi lain, BPN tetap memproses perubahan nama sertifikat ini karena persyaratan telah dipenuhi."KTP itu foto saya diganti dengan foto orang lain, namanya tetap sama ibaratnya dan dipakainya KTP non elektronik. Kami akan bicara dengan Dirjen Dukcapil kok masih beredar KTP lama," kata Sofyan Djalil dalam konferensi pers yang dilakukan virtual, Kamis (11/2), melansir jpnn.com.Oleh sebab itu, ATR/BPN berupaya melakukan perbaikan sistem digital di mana semua data pertanahan berbentuk elektronik, termasuk sertifikat elektronik sehingga potensi penipuan yang dilakukan mafia tanah dapat dihindarkan."Nantinya, proses validasi data kepemilikan sertifikat juga dapat dilakukan menggunakan sidik jari, layaknya e-KTP," ujar Sofyan.Akham Sophian

























