Di Masa Pandemi, Dosen Unilak Beri Pelatihan Manfaatkan Sampah Jadi Kompos Bernilai Ekonomis
![]() |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Di masa pandemi Covid-19, masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah. Secara tidak langsung, sampah tangga pun meningkat. Ya, rumah tangga sebagai lingkungan terkecil dalam masyarakat memberikan kontribusi dalam menghasilkan sampah.
Pada umumnya sampah rumah tangga berupa sampah organik dan anorganik dibuang tanpa dimanfaatkan sehingga akan meningkatkan pencemaran tanah, air dan udara di lingkungan. Untuk mengurangi tingkat pencemaran sampah rumah tangga maka diperlukan teknologi pengolahan sampah. Salah satu teknologi sederhana pengolahan sampah organik adalah mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos. Ini pula yang dilakukan warga Perumahan Bukit Permata Sumbari I di Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya. Bahkan, pupuk kompos ini tak hanya untuk pemakaian pribadi tapi dijual untuk menambah pemasukan uang.Untuk mengolah pupuk kompos ini, warga Perumahan Bukit Permata Sumbari I, khususnya ibu rumah tangga mendapatkan pelatihan dari pengabdian kepada masyarakat oleh dosen Fakultas Kehutanan Unilak yakni Ambar Tri Ratnaningsih SHut MSi, Muhammad Ikhwan SHut MSi, dan Hanifah Ikhsani SHut MSi. Pelatihan ini menerapkan protokol kesehatan dengan menjalani 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan)."Dengan ketrampilan yang dimiliki ibu rumah tangga ini produktif untuk memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi kompos yang dapat dijual untuk meningkatkan perekonomian keluarga terutama pada saat pendemi covid 19 ini. Mereka dapat memanfaatkan kegemaraan masyarakat menanam bunga dengan menjual kompos yang telah dihasilkan dari sampah rumah tangga," ujar dosen Fakultas Kehutanan Unilak yakni Ambar Tri Ratnaningsih SHut MSi.
























