Bersengketa Lahan dengan PT Alona, Perwakilan Masyarakat Keritang Surati DPRD Inhil
![]() |
Perwakilan masyarakat Keritang didampingi Wartawan bertemu Ketua Komisi l DPRD Inhil, Razali. |
TEMBILAHAN, POTRETNEWS.com — Perwakilan masyarakat Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyurati DPRD guna menindaklanjuti pertemuan bersama Humas PT Alona pada tanggal 25 November 2020 kemarin.
Kedatangan pihaknya ke DPRD Inhil untuk mengadu persoalan yang terjadi antara masyarakat Desa Pangalehan dan PT Indrawan Perkasa (PT Alona). Menurut dia, selama bertahun-tahun hingga saat ini belum ada kejelasan atas penyelesaian dugaan penyerobotan lahan masyarakat oleh pihak perusahaan. "Hari ini, kami mengadu ke DPRD Inhil untuk menindaklanjuti pertemuan kami dengan Humas PT Alona beberapa waktu lalu. Kami berharap permasalahan ini ada titik terang dari PT," ujar perwakilan Masyarakat Keritang, Sulaiman kepada Wartawan, Senin 28 Desember 2020. Dia menambahkan, masyarakat hanya ingin perusahaan mengganti rugi lahan yang diserobot pihak perusahaan. Artinya, Sulaiman dan masyarakat Keritang menginginkan solusi terbaik dari pemerintah daerah. Sementara itu, Ketua Komisi l DPRD Inhil, Razali mengaku sudah mendengar desas-desus permasalahan PT Alona tersebut dengan masyarakat setempat. "Kemarin kita ada bahas PT Alona ini, dan kami berencana ingin turun langsung cek lokasi perusahaan. Tau-taunya hari ini sudah masuk surat pengaduan ke kita," kata Razali saat berbincang-bincang dengan Wartawan dan Sulaiman.
























