Jajaran Satgas Covid-19 Provinsi Riau Gencar Tegakkan Perda Prokes Jelang Libur Nataru
![]() |
Pelanggar prokes di Riau menjalani sidang di tempat/POTRETNEWS.com/RACHDINAL |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Dalam upaya mencegah penyebaran wabah corona menjelang libur panjang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, seluruh tim gabungan Satgas Covid-19 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau kian gencar menegakkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2020.
Penerapan perda ini dilakukan untuk menindak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (prokes) seperti tidak menggunakan masker dan membuat kerumunan. Jika tidak melaksanakan prokes yang sudah diatur dalam perda ini, maka setiap orang yang melanggar akan dikenakan sanksi administratif dan ketentuan pidana.Sanksi administratif yang dikenakan berupa teguran lisan, teguran tertulis, sanksi sosial dan/ atau denda administratif sebesar Rp.100 ribu. Sedangkan ketentuan pidana dalam perda nomor 4 tahun 2020 ini menyebutkan setiap orang yang melanggar kewajiban menggunakan masker dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) hari atau denda paling banyak Rp350 ribu dan pemberlakuan ketentuan ini hanya dapat dikenakan apabila sanksi administratif yang telah dijatuhkan tidak dipatuhi atau pelanggaran dilakukan lebih dari satu kali.”Seluruh kabupaten dan kota yang ada di Riau sudah melaksanakan penegakan yustisi prokes perda 4 thn 2020, hal ini dilakukan untuk mencegah terciptanya kluster natal dan tahun baru,” ucap Asisten I Setdaprov Riau, Jenri Salmon Ginting kepada potretnews.com, Selasa (22/12/2020).Jenri menyebut, pemberian sanksi yang termaktub di dalam Perda Nomor 4 Tahun 2020 ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
























