Pengadaannya Menelan Dana Miliaran Rupiah, Program DMac-HD di Indragiri Hilir Terkesan Mubazir
![]() |
TEMBILAHAN, POTRETNEWS.com — Proyek aplikasi Digital Media Analytic Center-Health District atau (DMac-HD), yang seharusnya membuat seluruh jaringan puskesmas menjadi terintegrasi pada tahun anggaran 2018 dan tahun anggaran 2019 terkesan mubazir. Hal itu dikarenakan, belakangan ini jaringan sering bermasalah, dan tidak connect. Padahal proyek tersebut memakan dana yang cukup besar.
Untuk pembangunan 21 tower di tahun 2018 memakan dana Rp3.065.000.000. Sedangkan di tahun 2019 pengadaan server dengan total dana Rp3 miliar, ditambah Rp1,4 miliar untuk ruangqn command center.Salah seorang admin puskesmas berinisial NR saat dikonfirmasi akhir pekan lalu melalui sambungan telepon mengakui bahwa jaringan sudah tidak berfungsi hampir tiga bulan belakangan ini. Menurut dia, hal itu sudah dilaporkan ke Tembilahan, tapi hingga sekarang belum ada perbaikan.”Untuk melaporkan berbagai aktivitas puskesmas di sini, terpaksa menggunakan hotspot paket data HP," jelasnya.Sementara admin Puskesmas lain MY ketika dihubungi secara terpisah mengungkapkan, jaringan di puskesmas ini memang connect, tapi menggunakan radio. Sementara untuk Zoom tv, peralatan sudah rusak. Hingga setakad ini belum ada pengadaan yang baru.
























