Ungkapan Rasa Bahagia Sastrawan Kampong saat Dipercayai Menjadi Juri
![]() |
Jasman Bandul foto bersama saat menjadi juri Lomba Sastra tajaan Rumah Sastra Bengkalis, Sabtu (28/11/2020) malam. |
BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Seorang Jasman, namanya sememang lah belum setenar Sutardji Calzoum Bachri, Syaukani Al Karim, Taufik Ikram Jamil atau pun Soeman HS serta Chairil Anwar maupun lainnya.
Tapi setidaknya, binaan Jasman telah menjuarai beberapa lomba di tingkat nasional, sebut saja Awi Anjung, Masinta, Farisa Dania, Waode Erna Wati dan Sukriono yang alhamdulillah karya mereka ini muat di antologi cerpen maupun puisi (Karya Tulis Kreatif).Pemilik nama pena Jasman Bandul yang suami dari Dian Pramadana dan ayah dari Raihan Eljasdiansyah kelahiran Bandul, 10 Juni 1984 ini akhirnya dipercaya masuk tim dewan juri Lomba Sastra yang ditaja Rumah Sastra Bengkalis (RSB) yang telah selesai pada Sabtu, 28 November 2020 malam kemarin."Alhamdulillah, sangat senang sekali, selain dapat menjadi juri, juga dapat ilmu kesusasteraan dari senior-senior seperti Pak Musa Ismail dan Pak M Nurahim Suprapto. Yang lebih menarik adalah, dapat bersama memajukan kesusasteraan Riau, khususnya Bengkalis. Dan pengalaman diminta menjadi juri untuk tingkat kabupaten ini adalah perdana, ini menjadi suatu yang baru dan mendebarkan," kata Jasman Bandul kepada potretnews.com, Kamis (3/12/2020) melalui pesan WhatsApp-nya.Mengenai prestasi, Jasman Bandul yang saat ini bertugas sebagai pengajar di SMAN 1 Tasik Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti dan aktif mengelola Komunitas Gemar Menulis (KGM) dan Kantin Baca Jasman Bandul (KBJB) Desa Bandul ini baru pernah masuk 90 besar menulis puisi tingkat guru nasional.
























