Bersengketa Lahan dengan PT RAPP, Masyarakat Dayun Kabupaten Siak Sudah 8 Hari di Jakarta Mencari Keadilan
![]() |
Petani asal Kecamatan Dayun Kabupaten Siak Riau menggelar unjuk rasa di depan Patung Kuda di Jakarta, yang didampingi Hipemaari Jakarta. |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Sejak 22 November 2020, sebanyak lima orang petani asal Riau sudah berada di Jakarta guna mencari keadilan kepada Presiden Jokowi atas sengketa yang terjadi dengan PT RAPP.
Selain meminta keadilan kepada Presiden RI, perwakilan petani ini juga melakukan aksi demonstrasi pada Senin (30/11/2020) di depan patung kuda dan kantor pusat PT RAPP. Tidak hanya perwakilan petani saja, namun pada saat melakukan aksi, Himpunan Pelajar Mahasiswa Riau (Hipermari) yang ada di Ibu Kota Jakarta ikut juga mendampingi aksi mereka tersebut.”Kami sudah delapan hari di Jakarta menuntut keadilan kepada bapak presiden, dan tujuan kedatangan kami ke sini adalah mewakili kurang lebih 200 orang petani di Desa Dayun, Kabupaten Siak untuk memperjuangkan lahan kebun kami yang diserobot PT RAPP seluas seribu hektar,” kata Riduan Pakpahan menjawab potretnews.com melalui sambungan telepon, Senin (30/11/2020).Dia mengatakan, sejak tahun 1994 sampai 2012 masyarakat di Desa Dayun sudah membuka lahan sawit, dan para petani sudah melengkapi semua dokumen seperti SKT dan SKGR.”Tidak hanya itu, para petani juga memiliki sertifikat tanah lainnya yang sudah jelas menyatakan bahwa tanah para petani legal secara hukum. Tetapi di tahun 2015 datanglah PT RAPP yang secara tiba-tiba datang dengan sebuah surat sakti menyerobot lahan kami dengan merusak kebun-kebun para petani,” tukasnya.
























