Pembangunan Pipa Gas Domestik Dumai-Seimangkei Simalungun Sumut Sepanjang 386 Km Dipercepat
![]() |
Kawasan Ekonomi Khusus Seimangkei/ILUSTRASI/KONTAN.co.id |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Pemerintah pusat berupaya mempercepat pembangunan jaringan gas domestik yang menghubungkan Pulau Sumatra dan Jawa. Kajian kelayakan bisnis atau feasibility study (FS) transmisi Dumai (Riau)-Seimangkei, Simalungun, Sumatra Utara (Sumut) sudah dilakukan sejak 2014 dan akan disesuaikan kembali.
Persiapan ini jelang penghentian pasokan gas dari Blok Corridor ke Singapura pada 2023 nanti. Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Alimuddin Baso mengatakan PT PGN telah membuat FS sejak 2014. Dengan perkembangan 6 tahun perlu dilakukan reviu lagi.”Berdasarkan FS tahun 2014 tersebut, desain pipa berdiameter antara 12-28 inci dan investasinya diperkirakan US$483 juta,” ujar Ali dari keterangan resmi, Sabtu (14/11/2020).Melansir bisnis.com, Ali menerangkan, pasokan gas berasal dari Grissik dan Jambi melalui pipa Grissik-Duri-Dumai, serta LNG Regas Arun melalui pipa Arun-Belawan Sei Mangke dan Lapangan Gas PHE NSO/NSB dan Medco Blok A.Dari sisi Neraca Gas Region 1 Aceh dan Sumatera Bagian Utara, lanjut Ali, eksisting supply saat ini adalah Medco Blok A, PHE NSO dan NSB serta LNG Tangguh.Akham Sophian

























