Pengamat Ekonomi: Indonesia Unik, belum Terlihat Tanda-Tanda Resesi walau Penyebaran Covid-19 tak Teratasi
![]() |
Fitri Rahmadana. |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Kebijakan pembatasan sosial (social distancing) hingga melakukan karantina wilayah (lockdown) yang dilakukan banyak negara berakibat roda perekonomian melambat signifikan, bahkan nyaris mati suri. Walhasil, resesi pun tak terhindarkan.
Pengamat ekonomi, Fitri Rahmadana berpandangan, resesi ekonomi kali ini faktor penyebabnya adalah pandemi Covid-19 yang menimbulkan krisis kesehatan.”Iya hingga saat ini virus asal Wuhan sudah menginfeksi puluhan juta orang di seluruh dunia. Hal ini menyebabkan banyak negara harus membuat benteng dengan menerapkan segala kebijakan bahkan mau tidak mau harus menerapkan lockdown yang berujung menyebabkan resesi ekonomi atau kelesuan ekonomi,” katanya kepada potretnews.com, Selasa (6/10/2020).Sekretaris Prodi Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Negeri Medan (Unimed) mencontohkan Singapura yang sudah mengalami resesi karena menerapkan kebijakan lockdown sejak awal mewabahnya Covid-19.”Singapura saat ini mengalami resesi yang sangat parah, namun dari sisi penanganan Covid-19 mereka telah berhasil dan kemungkinan setelahnya akan membuat perekonomian negara Singapura akan bangkit setelah ini,” ucapnya.
























