PotretNews.com Sabtu 24 Oktober 2020

Rumah Berisi Satu Keluarga yang Sedang Tidur Ditabrak Truk di Jalintim Pelalawan, Bocah 11 Tahun Tewas Seketika

Rumah Berisi Satu Keluarga yang Sedang Tidur Ditabrak Truk di Jalintim Pelalawan, Bocah 11 Tahun Tewas Seketika

Ilustrasi/INTERNET

Sabtu, 26 September 2020 17:35 WIB

PELALAWAN, POTRETNEWS.com — Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang bocah terjadi di Pelalawan, Provinsi Riau. Satu mobil truk tangki menabrak satu unit rumah di jalan lintas timur (Jalintim) Kilometer 79 Desa Sering, Sabtu (26/9/2020) kira-kira pukul 00.15 WIB. Dalam peristiwa itu, satu orang bocah laki-laki tewas.

Kepala Urusan (Paur) Humas Polres Pelalawan Iptu Edy Haryanto mengatakan, kecelakaan ini diduga akibat kelalaian pengemudi. ”Mobil truk tangki dikemudikan oleh Zaini (65), mengalami kerusakan pada bola-bola stir, sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraanya lalu menabrak sebuah rumah di pinggir jalan," kata Edy, Sabtu sore.

Ia menyebutkan, rumah sekaligus warung yang ditabrak mobil truk tangki itu dihuni satu keluarga, yakni Erna (36) bersama dua orang anaknya, Ramadhan (11) dan Reza (3). Pada saat rumah tertabrak, mereka sedang tertidur.

”Korban yang meninggal dunia yaitu Ramadhan (11), berstatus pelajar. Sedangkan dua orang lainnya mengalami luka-luka. Ketiga korban dibawa ke Rumah Sakit Efarina Pangkalan Kerinci, Pelalawan," sebut Edy, melansir Kompas.com.

Selain terdapat korban jiwa, rumah yang ditabrak mobil truk tangki tersebut juga mengalami rusak parah. Kerugian materi akibat kecelakaan itu diperkirakan Rp25 juta.

Kronologi kejadian Edy Haryanto menjelaskan, mobil truk tangki BM 8665 QU dikemudikan Zaini awalnya bergerak dari Pangkalan Kerinci menuju Sorek melintasi jalintim.

”Menurut pengakuan pengemudi, tiba-tiba bola-bola stir kemudi rusak dan kendaraan tidak bisa dikendalikan," kata Edy. Sebelum menbarak rumah, sambung dia, truk tangki itu juga menabrak sebuah mobil Avanza BA 1861 yang terparkir di depan rumah korban. Setelah itu, truk menabrak rumah sekaligus warung milik Erna.

Akibatnya, satu orang anak Erna, Ramadhan, tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelalawan yang mendapat informasi langsung ke TKP untuk mengevakuasi korban dan juga truk tangki tersebut. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Hukrim, Pelalawan
wwwwww